Beranda - ADVERTORIAL - Wali Nagari Koto Baru Minta Warga Pelihara Hasil Pembangunan
Walinagari Koto Baru, Pasaman Barat
Walinagari Koto Baru, Pasaman Barat

Wali Nagari Koto Baru Minta Warga Pelihara Hasil Pembangunan

Print Friendly

Spiritsumbar.com, Luhak Nan Duo – Pemerintah Nagari Koto Baru Kecamatan Luhak Nan Duo Pasbar – Sumbar terima alokasi yang bersumber dari Dana Desa dan Alokasi Dana Nagari Rp081.836.718 setelah anggaran perubahan tahun 2017.

Sekretaris Nagari Koto Baru Hasdisen mengatakan tahun 2017 Pemerintah Nagari Koto Baru memperoleh alokasi Dana Desa sebesar Rp1.139.634.942 dan Alokasi Dana Nagari sebesar Rp3.956.192.146 ditambah Bantuan Keuangan Provinsi Sumbar Rp12.000.000 dan Bagi hasil pajak Rp110.163.505.

Peningkatan Jalan dan Drainase di Jorong Giri Maju tinggal pelaksanaan penggilasan sirtu Volume 980X 3 M Alokasi Dana NAGARI (ADN) Rp 106.784.502,-
Peningkatan Jalan dan Drainase di Jorong Giri Maju tinggal pelaksanaan penggilasan sirtu Volume 980X 3 M Alokasi Dana NAGARI (ADN) Rp 106.784.502,-

Jika dibandingkan tahun anggaran 2016 mengalami peningkatan diantaranya Alokasi Dana Desa di Tahun 2016 Nagari Koto Baru memperoleh alokasi sebesar Rp887.146.724 dan Alokasi Dana Nagari sebesar Rp2.170.361.976.

Ditambah Bantuan Keuangan Provinsi Sumbar Rp12.000.000, Bagi Hasil Pajak sebesar Rp195.060.535 serta pendapatan Distribusi sebesar Rp35.613.658 dengan total anggaran pendapatan da  belanja berjumlah Rp3.300.182.893.

Sementara itu, Wali Nagari Koto Baru Zulpiyan mengatakan alokasi pembangunan yang bersumber dari Dana Desa dan Alokasi Dana Nagari telah kita mamfaatkan guna kemajuan nagari mulai dari bidang infrastruktur, pertanian, akses jalan, pendidikan. Serta memberdayakan kelompok – kelompok produktif sebagai penopang ekonomi baru. Diantaranya Pelatihan menjahit kelompok PKK  sebanyak 20 peserta dan pelatihan tata boga sebanyak 16 peserta.

“Kita optimis diadakanya sejumlah pelatihan yang telah kita laksanakan. Diharapkan kelompok ibu – ibu PKK dan Tata boga mampu bersaing memproduksi hasil kerja mereka. Tak kalah bagus dan direncanakan hasil kerja mereka bisa di Pasarkan pada perusahaan konveksi besar seperti Bukittinggi dan sekitarnya,” ujarnya.

“Begitu juga dengan pelatihan tata boga para peserta diharapkan mampu menghasilkan karya yang diminati masyarakat luas sehingga ekonomi bisa lebih meningkat, ujar Zulpiyan pada The Public.

Pelatihan menjahit di Nagari Koto Baru
Pelatihan menjahit di Nagari Koto Baru

Disamping Pemberdayaan Pembangunan Infrastruktur Nagari Koto Baru telah mengalokasikan anggaran sesuai daftar usulan warga setempat yang dituangkan dalam Musrenbang Nagari di Tahun 2017. Sebanyak sembilan Tim Pengelola Kegiatan (TPK) sudah merampungkan kegiatan mereka.

Diantaranya Pembangunan Jalan Rabat Beton RT 5 Kampung 1 Jorong Mahakarya dengan volume 3 x 200 M pagu anggaran sebesar Rp92.700.000. Juga, pengerasan jalan usaha tani dan jembatan Jorong Pujorahayu volume 600 M dengan pagu anggaran Rp231.969.000

Seterusnya, pembangunan Jalan Rabat Beton Jalan Lingkar dekat RMS Jorong Sarik volume 3 x 240 M dengan pagu anggaran Rp99.478.000, Peningkatan Jalan Rabat beton Lubuak Pinyangek Jorong Sarik volume 3 x 500 M dengan pagu anggaran Rp228.999.942, peningkatan Jalan Rabat Beton lubuak badak Jorong Simpang tiga volume 3 x 211 M dengan pagu anggaran Rp100.000.000.

Seterusnya, pembanguna jalan rabat beton TPU Jorong Ophir volume 3 x 126 M dengan pagu anggaran Rp79.188.000, pembangunan jalan rabat beton Jorong Simpang Tiga volume 3 x 250 M dengan pagu anggaran Rp120.000.000, Pembangunan Los Pasar kuliner Nagari Koto Baru volume 13,5 x 12,50 dengan pagu anggaran Rp120.000.000, peningkatan Jalan dan Drainase Jorong giri maju volume 980,58 M2 dengan pagu anggaran Rp106.784.502.

Sedangkan alokasi pemberdayaan pelatihan tata boga sebanyak 16 orang peserta dianggarkan dengan pagu dana Rp37.600.000, dan Lanjutan Pelatihan menjahit sebanyak 20 orang peserta di alokasikan sebesar Rp150.000.000.

Pasaman Barat - Pembangunan Los Pasar kuliner Jorong Simpang 3 Volume 13,5 x 12,50 Alokasi Dana Desa (DD) Rp120.000.000,-
Pasaman Barat – Pembangunan Los Pasar kuliner Jorong Simpang 3 Volume 13,5 x 12,50 Alokasi Dana Desa (DD) Rp120.000.000,-

Ia mengatakan dengan keterbatasan anggaran pihak pemerintah nagari koto baru tiap tahun anggaran terus berupaya melaksanakan penyerapan anggaran sesuai kebutuhan yang telah di Musrebangkan bersama masyarakat Nagari Koto Baru, dan kita berpesan kepada masyarakat yang terkena dampak pembangunan tersebut kita meminta agar aset tersebut dijaga dan dimamfaatkan sesuai peruntukanya.

Karena pembangunan terlaksana berkat dukungan semua pihak.mari kita jaga dan pelihara apapun pembangunan yang di gelontorkan pemerintah baik Daerah,Provinsi maupun Pemerintah Nagari,Kata Zulpiyan. (Buyung/Adv)

Editor : Saribulih

Baca juga:

loading…


Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Kegiatan KI Sumbar Tuntas

Spiritsumbar.com, Padang – Menjadi lembaga penerima dana hibah sebesar Rp1,5 miliar pada Perubahan APBD Sumbar ...