Beranda - Berita Pilihan - Wajah Kota di Pelayanan Publik (4)
Maiyulnita saat menahkodai Kantor Pelayanan Satu Pintu Kota Padang - Dok/Spirit Sumbar
Maiyulnita saat menahkodai Kantor Pelayanan Satu Pintu Kota Padang - Dok/Spirit Sumbar

Wajah Kota di Pelayanan Publik (4)

Print Friendly, PDF & Email
Cover The Public
Cover The Public

Sepertinya, hal ini juga memiliki kendala?

Memang, kendala yang terjadi selama ini, seperti, ketiadaan komitmen dari manajemen, ketiadaan pengetahuan dan kekurangpahaman tentang manajemen kualitas bagi aparatur yang bertugas melayani. Juga, ketidakmampuan aparatur mengubah kultur yang mempengaruhi kualitas manajemen pelayanan masyarakat. Ketiadaktepatan perencanaan manajemen kualitas yang dijadikan  pedoman dalam pelayanan masyarakat.

Hal lain, Pendidikan dan Pelatihan yang berkelanjutan belum dioptimalkan. Ketidakmampuan membangun learning organization, learning by the individuals dalam organisasi. Ketidaksesuaian antara struktur organisasi dengan kebutuhan. Ketidakcukupan sumberdaya dan dana. Ketidaktepatan sistem penghargaan dan balas jasa bagi karyawan. Ketidaktepatan mengadopsi prinsip manajemen kualitas ke dalam Organisasi. Ketidaktepatan dalam memberi perhatian pada pelanggan, baik intrnal maupun eksternal. Ketidaktepatan dalam pemberdayaan dan kerjasama.

Kualitas pelayanan birokrasi pemerintah akan tercipta apabila hambatan-hambatan yang telah teridentifikasi tersebut dapat teratasi.

Jadi, Apa kata kunci pelayanan Publik itu?

Kualitas pelayanan merupakan tingkat kesempurnaan yang diharapkan dan pengendalian atas kesempurnaan tersebut. Guna memenuhi keinginan atau kebutuhan masyarakat. Dengan kata lain, ada 2 faktor utama yang mempengaruhi kualitas pelayanan pada masyarakat. Yaitu pelayanan yang diharapkan, merupakan kinerja organisasi, dan pelayanan yang dipersiapkan.

Implikasi baik atau buruknya kualitas pelayanan, tergantung pada kemampuan penyedia pelayanan atau organisasi dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Peserta pawai Aegoris unjuk kebolehan

Pawai Alegoris HUT ke-74 Kemerdekaan RI Hadirkan Decak Kagum

SPIRITSUMBAR.com, Padang –  Ribuan masyarakat memadati sepanjang jalan Sudirman untuk menyaksikan pawai alegoris. Pawai alegoris ...