Beranda - Berita Pilihan - Waduh, Warga Pessel Hanya 240 Ribu Orang Yang Ikut BPJS
Direktur Utama, RSUD M Zein Painan, Busril
Direktur Utama, RSUD M Zein Painan, Busril

Waduh, Warga Pessel Hanya 240 Ribu Orang Yang Ikut BPJS

Print Friendly, PDF & Email

Spirit Sumbar – Direktur Utama, RSUD M Zein Painan, Busril mengatakan masyarakat  pesisir selatan yang telah mengasuransikan diri dalam layanan badan penyelenggara jaminan sosial (BPJS) hanya berjumlah  240 ribu dari total penduduk sebanyak 513 ribu bedasarkan data tahun 2014.

“Hanya 240 ribu warga yang terdaftar dalam asuransi layanan BPJS di Pessel ini, masih banyak yang belum”jelasnya Busril Dirut RSUD M Zein Painan, dalam kegiatan Safari Ramadhan ke Mesjid Jamiak Darus Salam, Lunang Barat, Kecamatan Lunang, baru ini.

Jumlah itu, ia katakan harus ditingkatkan secara kontinitas agar masyarakat tidak terbebani dengan biaya kesehatan. Bagi masyarakat yang ingin mengasuransikan kesehatanya pada BPJS, maka seluruh kelengkapan dan keperluan adminsitrasi juga harus dipenuhi.

Selaku Direktur Utama (Dirut) RSUD M Zein Painan, Busril berharap seluruh warga Pesisir Selatan dapat terdaftar  melalui layanan BPJS secara menyeluruh dan jangan hanya mau mengurus di saat waktu terdesak saja.

Sebutnya, berdasarkan kondisi dilapangan, banyak masyarakat yang hanya melakukan pengurusan BPJS itu ketika mereka telah sakit. Ketika belum, sebagian banyak sibuk dengan rutinitas pekerjaan masing-masing.

Itu terjadi, juga dipengaruhi oleh faktor-faktor tertentu. Tidak lengkapnya, perlengkapan administrasi seperti kartu tanda penduduk (KTP) dan kartu keluarga (KK) yang menjadi syarat pendaftaran  dari layanan BPJS juga  salah satu faktor yang menjadi kendala bagi masyarakat hingga kini.

Terkadang namanya yang tercantum di KTP  tidak sesuai dengan KK, sehingga perlu diubah kembali. Selain itu, Jauhnya lokasi kantor pengurusan e KTP faktor lainya kenapa  warga menjadi malas untuk melakukan pengurusan itu.

Pesisir selatan yang memanjang jauh dengan 15 kecamatan ini, dapat menghabiskan waktu yang lama untuk pergi ke kantor dinas kependudukan catatan sipil (Disdukcapil) yang lokasinya di Painan.

Contohnya Lunang dan Silaut, kecamatan tersebut adalah daerah yang terletak di ujung selatan. Untuk pergi ke painan, masyarakat menempuh perjalanan selama 4 jam lebih.

Andri (35) warga Lunang mengakui faktor jarak tempuh yang jauh merupakan bagian hal yang dikeluhkan oleh masyarakat banyak lainya.

Sebab menurutnya, sebagian warga yang ingin mengurus perbaikan administrasi penduduk ke kantor disdukcapil painan akan menguras biaya dan tenaga. “ Dan kadang tidak cukup satu hari agar bisa mendapatkan kartu identitas penduduk tersebut”ungkapnya.

Sementara, Camat Lunang, Mukhtar is, mengatakan kesulitan-kesulitan yang dialami warganya hendaknya menjadi program prioritas pemerintah daerah untuk memdapatkan pelayanan yang baik dan menyeluruh.

Justru itu, Ia mengimbau, dari dini masyarakat harus jeli dan cepat tanggap melengkapi segala ketidaklengkapan administrasi penduduk sebab kegunaannya sangat banyak dikemudian hari. “Bagi yang belum lengkap, uruslah segera mungkin, sebab banyak menfaatnya di masa yang akan datang”Imbaunya

Mewakili Wabup, Dalam safari ramadahan itu,  Busril menyampaikan bahwa Pemerintahan Daerah Kabupaten Pesisir Selatan terus mengupayakan pembangunan  skala prioritas daerah diantaranya, menyoal pendidikan, kesehatan, infrastruktur, rehablitasi pasar, pengurusan e KTP, dan lainya yang berbasis pembangunan.

NIKO

cover Edisi 23 (Terbit Tiap Senin)
cover Edisi 23 (Terbit Tiap Senin)
loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Tim Ramadhan Serahkan Bantuan untuk 75 Masjid dan Musholla

SPIRITSUMBAR.com – Sebanyak 25 Tim Ramadhan Kota Sawahlunto mulai bergerak mengunjungi 75 masjid dan mushola ...