Beranda - Headline - Wabah DBD Berjangkit di Banuaran Padang
Nyamuk Aedes Aegypti penyebar virus DBD
Nyamuk Aedes Aegypti penyebar virus DBD

Wabah DBD Berjangkit di Banuaran Padang

Print Friendly

 Spiritsumbar.com, Padang – Wabah penyakit menular Demam Berdarah Dengue (DBD) yang ditularkan nyamuk Aedes Aegypti seakan mewabah di Perumahan Mitra Utama 2 Kelurahan Banuaran Nan XX Kota Padang, Sumatera Barat.

Penyakit menular yang beberapa tahun terakhir, seringkali muncul di musim pancaroba, khususnya bulan Januari telah menyerang tiga warga perumahan tersebut.

Virus penyakit yang ditularkan dari nyamuk Aedes Spp ini pertama kali menyerang Rina Simarmata (50), warga Perum Mitra Utama 2 Blok D2, RT 04 RW 11 Kelurahan Banuaran tiga pekan silam. Rina dirawat di RS Yos Sudarso selama 1 pekan dan sudah diperbolehkan pulang.
Artikel Lainnya

loading…


Hanya beberapa hari berselang, giliran Nurmi (55) warga Perum Mitra Utama 2 tepi rel RT 05 RW 11 yang terjangkit virus Dengue ini. Nurmi dirawat di RS Tentara Reksodiwiryo Padang selama sepekan dan sudah diperbolehkan pulang,  pada akhir Desember 2017.

Lagi lagi nyamuk yang paling cepat berkembang di dunia ini menyerang warga Perum Mitra Utama. Untuk ketiga, giliran Aidil (13), warga Blok E2, RT 05 RW 11 terserang oleh nyamuk yang menyebabkan hampir 390 juta orang terinfeksi setiap tahunnya ini.

Siswa Kelas VIII salah satu SMP Kota Padang ini masuk ke RS Tentara Reksodiwiryo, Minggu (31/12/2017). Saat ini Aidil masih menjalani perawatan dari penyakit yang menyerangnya. “Aidil mengalami demam dan segera dilarikan ke rumah sakit. Pihak rumah sakit mengatakan kena DBD, namun saat ini dokter mengatakan trambositnya sudah mulai naik,” ujar Mar orang tua Aidli, Selasa (2/1/2018)

Mendapat informasi, Camat Lubuk Begalung Rosail Akhyari mengaku segera menghubungi pihak Puskesmas untuk segera melakukan melakukan penyelidikan dan tidakan untuk memutus mata rantai penyebaran. Malahan, kalau memang dibutuhkan, Rosail berharap pihak rumah sakit melakukan fooging (pengasapan) pada komplek tersebut.

Selain itu, Rosail juga berharap para warga untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan dan menghilangkan air tergenang. “Apalagi, disaat pancaroba ini, perkembangan akan sangat cepat. Salah satu upaya menjaga kesehatan dengan Dengan menjaga kebersihan lingkungan. Kita dari kecamatan telah mengintruksikan agar dilakukan goro serentak tiap bulan pada pekan keempat. Kita minta pihak kelurahan harus menyurati RT dan RW untuk melaksanakan,” ujarnya, melalui seluler, Selasa (2/1/2018)

Berikutnya>>> Lakukan Langkah Ini Agar Terbebas dari DBD

Editor : Saribulih

Baca juga:

loading…


Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Kegiatan KI Sumbar Tuntas

Spiritsumbar.com, Padang – Menjadi lembaga penerima dana hibah sebesar Rp1,5 miliar pada Perubahan APBD Sumbar ...