Beranda - Covid19 - Virus Corona, 8 Warga Dharmasraya Masuk ODP
Rahmadian
Rahmadian

Virus Corona, 8 Warga Dharmasraya Masuk ODP

Print Friendly, PDF & Email

SpiritSumbar.com, Dharmasraya – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Dharmasraya, melakukan pemantauan terhadap 8 (delapan) warganya yang masuk ke dalam daftar Orang Dalam Pemantauan (ODP) penyakit Corona Virus Disease-19 (Covid-19). Diketahui 8 orang yang masuk daftar ODP tersebut baru pulang dari luar negeri yang positif virus corona (COVID-19).

Kepala Dinas Kesehatan Dharmasraya, dr. Rahmadian mengatakan delapan orang itu baru saja pulang dari negara yang terjangkit kasus corona seperti Malaysia, Thailand, Filipina dan Singapura dengan tujuan keperluan keluarga dan urusan pekerjaan.

“Sebanyak 8 orang warga Dharmasraya masuk dalam pantauan kita karena baru pulang dari Malaysia, Thailand, Filipina dan Singapore,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Dharmasraya, dr. Rahmadian  saat memantau ruang isolasi di RSUD Sungai Dareh pada Selasa (17/3/2020) siang.


Artikel Lainnya

loading…


Katanya, delapan warga yang masuk dalam pantauan ini baru pulang dari luar negri lima hari yang lalu.
“Mereka pulang 5 hari yang lalu. Dan pemantauan ini dilakukan selama 14 hari ke depan, jika selama pemantauan timbul gejala seperti flu, demam, dan sesak nafas akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” jelas Mantan Kadis DLH tersebut.

Hingga hari ini katanya, delapan warga tersebut dalam kondisi sehat dan normal. Namun pihaknya tetap melakukan pmantauan berdasarkan laporan yang masuk. Karena setiap orang yang baru pulang dari luar negeri memiliki kartu kesehatan atau kartu Health Alert Card (HAC).

Ia menyatakan delapan orang dalam pemantauan (ODP) bukan berarti suspect corona, karena dilihat secara keseluruhan yang bersangkutan masih dalam keadaan sehat.

“Mereka dalam pemantauan ini tidak sama dengan isolasi, hanya dipantau. 7 diantaranya laki-laki dan satu orang perempuan. Sementara terkait identitas tidak dapat sampaikan karena kode etik dalam pemberian informasi corona,” katanya

Saat disinggung terkait adanya warga yang baru pulang dari tujuh provinsi di Indonesia yang positif covid-19. Ia menjawab bahwa pihaknya masih dalam tahap pendataan. “Kita sedang pendataan, saat ini kita fokus pada warga ODP yang pulang dari luar negri dulu,” jelasnya

Selain itu katanya, ia bersama pihak RSUD Sungai Dareh telah mempersiapkan ruang Airborne Disease atau transit bagi pasien yang diduga terindikasi virus covid-19.

“Ruang Airborne Disease ini untuk transit bagi pasien yang diduga terindikasi virus covid-19 sebelum dirujuk ke RSUP M Djamil Padang atau RSUD Ahmad Muchtar Bukittinggi,” jelas dr. Rahmadian didampingi Dirut RSUD Sungai Dareh, frg. Chusnul Chotimah Subekti dan Kabid Pelayanan RSUD setempat, dr. Millana Gafar.

Selain itu, pihaknya juga menyiapkan ruangan isolasi ini di setiap puskesmas yang ada di Dharmasraya.

“Apabila ditemukan pasien yang di duga terindikasi virus covid 19 di puskesmas bisa langsung dirujuk ke Padang atau Bukittinggi, tanpa harus dibawa ke RSUD Sungai Dareh dulu,” ujar drg. Chusnul Chotimah Subekti.

Pemerintah Kabupaten Dharmasraya juga menyemprot cairan disinfektan pada tempat ibadah, rumah makan, dan SPBU di sepanjang Jalan Lintas Sumatera.

Hal tersebut dilakukan sebagai antisipasi penyebaran virus corona mengingat Kabupaten Dharmasraya merupakan gerbang masuk ke daerah-daerah Sumbar, lanjut dia.

Ia mengimbau masyarakat agar menerapkan pola hidup sehat dan bijak dalam menanggapi isu yang beredar di masyarakat.

“Selain itu masyarakat juga dapat melakukan penyemprotan secara mandiri menggunakan antiseptik yg mudah diperoleh seperti cairan pel, clori dan detergen atau pemutih yang diencerkan. Jadi tidak harus juga menggunakan cairan disinfektan sebagai antisipasi awal,” pungkasnya (eko)



 

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Anggota Komisi I DPR RI Sukamta dalam RDPU antara Anggota Panja Pengawasan Terhadap Informasi dan ICT Dalam Masa Pandemi Covid - 19 Komisi I DPR RI dengan Operator Telekomunikasi, Kamis (2/7/2020).

Internet Masih Mahal, Anggota DPR RI Semprot Bos Telkomsel

Spiritsumbar.com, Jakarta – Anggota Komisi I DPR RI Sukamta meminta operator seluler untuk berkontribusi lebih ...