Beranda - Headline - UKW PWI Sumbar, Delapan Wartawan Dinyatakan Belum Kompeten

UKW PWI Sumbar, Delapan Wartawan Dinyatakan Belum Kompeten

Print Friendly, PDF & Email

Spiritsumbar.com, Padang – Sebanyak 30 peserta Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang bekerja di berbagai macam perusahaan pers tergabung dalam PWI Cabang Sumbar mengikuti UKW angkatan ke 7 tahun 2018. Kegiatan berlangsung selama dua hari, yakni Jumat (12/1/2018) sampai Sabtu (13/1/2018).

Kegiatan UKW yang bekerjasama dengan Polda Sumbar itu, resmi dibuka oleh Kapolda Sumbar diwakili oleh Kabid  Humas Polda Sumbar Kombes Syamsi di Hotel Axana Padang, Jumat (12/1/2018).

Ketua Panitia Pelaksana UKW PWI Cabang Sumbar Sawir Pribadi mengatakan UKW angkatan ke 7 PWI Cabang Sumbar terselenggara berkat kerja sama  Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sumbar bekerja sama dengan PWI Pusat dan Polda Sumbar, pelaksanaan UKW ini sempat tertunda jadwal dikarenakan Sumbar ditunjuk sebagai tuan rumah Hari Pers Nasional (HPN).

Peserta UKW ke 7 ini, di ikuti peserta yang berasal dari berbagai macam media yang telah lulus verifikasi dari Dewan Pers, sedangkan jumlah peserta yang mengikuti UKW PWI Sumbar diikuti sebanyak 30 peserta.

Dari 30 Peserta UKW memiliki 3 jenjang yang di uji oleh Tim penguji yakni jenjang wartawan utama diikuti 7 peserta yakni Ikhlas Pariaman Today, Ismail Novendra Jejak News, Nofrialdi Nofi Sastra Minang Satu.com, Novri Hendri Investigasi, Saribulih The Public, Armaidi Tanjung Sitinjau Sumbar.Com, M Junir Koran Padang.

Sedangkan jenjang Madya diikuti 6 peserta yakni Zalmadi SK Wawasan, Amiruddin SK Lintas Media, Buyung The Public, Hj Harnety RRI Padang, Yuamran Metro Padang.Com, Ficky Tri Saputra Padang TV, dan Sebanyak 17 peserta mengikuti ujian UKW kategori jenjang Muda.

Ia mengatakan Sebanyak 30 Peserta UKW PWI Cabang Sumbar , dilakukan penilaian oleh Tim penguji yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia diantaranya Sihono HT Ketua PWI Jogjakarta, Saibansah Dardani Sekretaris PWI Kepulauan Riau, Firdaus Komar Sekretaris PWI Sumatera Selatan, Djunaidi Tjun Agus Komisi Kompetensi PWI Pusat, Kahirul Jasmi penguji PWI Pusat dan Elly Sri Pujianti Sekretariat UKW Pusat.

Koordinator Tim penguji Sihono HT mengatakan ini pelaksanaan UKW ke 7 PWI Cabang Sumbar merupakan pelaksanaan UKW ke 297 Kabupaten Kota se Indonesia dari 36 pengurus cabang Provinsi se Indonesia.

“Dulu, menjadi wartawan itu mudah, sekarang tidak lagi. Oleh sebab itu, UKW ini perlu diterapkan. Dan ke depan Dewan Pers mendorong wartawan yang punya sertifikat kompetensi yang boleh menjalankan profesinya,” kata Sihono HT.

“Walaupun wartawan sudah lulus UKW, jika perusahaannya belum terverifikasi, kartu dan sertifikat UKW tidak ada sama saja dengan wartawan abal – abal”, Ujar Sihono HT saat pembukaan Uji Kopetensi Wartawan di Hotel Axana Padang Jumat 12 Januari 2018.

Ketua PWI Sumbar Heranof Firdaus mengatakan kita patut apresiasi dalam pelaksanaan UKW ke 7 PWI Cabang Sumbar telah mendatangkan tim penguji terbaiknya pada UKW PWI Cabang Sumbar Angkatan ke-7. “Sebanyak 6 penguji dari pengurus PWI  berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Ini suatu kebanggaan bagi kami, mudah – mudahan peserta bisa memperoleh nilai terbaik dan dapat dinyatakan lulus nantinya.

Sementara itu, Ketua PWI Sumatera Barat Heranof Firdaus mengatakan pelaksanaan  UKW ke 7 tahun yang diselenggarakan PWI Cabang Sumbar diharapkan mampu melahirkan para jurnalis, wartawan yang berkompeten dibidangnya, pihaknya akan tetap menjadwalkan UKW ditahun tahun berikutnya.bagi wartawan dan jurnalis sumbar yang ingin melakukan UKW silahkan koordinasi dan datang ke Kantor Cabang PWI Sumbar di Jalan Bagindo Azis Chan No 8A Padang.

Sementara itu,sebelum akhir jadwal UKW resmi ditutup, Tim Penguji Djunaidi Tjun Agus mengatakan dari 30 peserta yang mengikuti UKW PWI Cabang Sumbar yang diselenggarakan sejak tanggal 12 – 13 Januari 2018,  22 peserta dinyatakan Kompeten, dan  8 peserta belum dinyatakan kompeten, bagi yang dinyatakan kompeten jangan dulu bangga terus belajar dan belajar, sementara bagi peserta yang belum dinyatakan kompeten masih ada kesempatan lainya dan terus menimba ilmu dan belajar dari pengalaman – pengalaman yang diperoleh (Buyung)

 

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Tanpa Industri, Ini Strategi Sumbar Menurunkan Angka Kemiskinan

SpiritSumbar.com – Sumatera Barat bukanlah daerah indutri padat karya, tidak ada indrustri yang berkembang baik ...