Beranda - Headline - Tujuh Lakalantas Sehari Terjadi di Sumbar

Tujuh Lakalantas Sehari Terjadi di Sumbar

Print Friendly, PDF & Email

SpiritSumbar.com – Penampilan Polisi Cilik (Pocil) dalam gerak serempak dan teriakan melengking buat takjub pejabat jajaran Polda Sumbar di Gedung Kharuddin Rangkayo Basa, Senin 10/9/2018 pagi.

Dua kelompok Pocil, binaan Kasatlantas Polres Dharmasraya dan Ditlantas Polda Sumbar, menyaksikan kekompakan gerak mereka itu, membuat Wakapolda Sumbar Brigjen Pol Drs. Damisnur. AM, SH. MM beri acungan jempol, setiap Pocil beraksi.

Penampilan Polisi Cilik itu menjadi rangkaian Apel Pembukaan Lomba PKS dan Musisi Jalanan memeriahkan HUT Lalu Lintas ke 63 tahun 2018.

Banyak pihak menilai melibatkan Pocil, PKS dan musisi jalanan adalah cara pas sosialisasi budaya tertib lalu lintas.

“Gangguan Kamtibmas terus berkembang seiring dengan dengan kemajuan teknologi, aspek ganguan lalu lintas jalan juga tidak bisa dihindari disebabkan pertumbuhan jumlah penduduk dan kendaraaan yang tidak seimbang dengan perkembangan infrastruktur jalan serta lemahnya sistem pengawasan lalu lintas,”ujar Wakapolda membacakan sambutan tertulis Kapolda Sumbar Irjend Pol Fakhrizal pada pembukaan apel tersebut.

Bahkan kata Brigjend Pol Damisnur angka kecelakaan lalu lintas di Sumatera Barat rata-rata setiap hari terjadi tujuh kasus.

“Dengan korban meninggal dunia di jalan raya rata-rata satu sampai dua orang,”ujarnya.

Bahkan setiap hari secara kasat mata pelanggaran lalu lintas sering terlihat di jalan raya.

“Akibat pengendara lakukan pelanggaran dampaknya titik kemacetan (trouble spot area) bertambah, kentara terlihat pada hari libur di sentara-sentara objek wisata,”ujarnya.

Jajaran Ditlantas Polda Sumbar dan Satlantas Polres se Sumbar bukan tidak bekerja, justru kerja Ditlantas mengurai kemacetan diapresiasi masyarakat Sumbar.

“Tapi apresiasi masyarakat harus lebih meningkatkan kerja Ditlantas dan Satlantas untuk lebih berupaya keras lagi menanggulangi macet secara komprehensif,”ujar Wakapolda.

Upaya komprehensif itu harus dimulai dengan pembenahan internal dan perbaikan eksternal.

“Internal harus diperbaiki terus sistem pengawasan jalan, untuk eksternal jangan pernah lelah untuk melahirkan masyarakat aktif menjadi pelapor keselamatan berlalu lintas di jalan raya,” ujarnya.

Wujud aktifnya masyarakat menjadi pelapor tadi kata Wakapolda dengan mengajak masyarakat bersama Polri untuk menekan dan mengurangi angka pelanggaran dan kecelakaaan lalu lintas.

“Itu lewat menanamkan etika dan dispilin berlaku lintas guna terwujudnya kamseltibcar Lantas di wilayah hukum Polda Sumbar,”ujarnya.

Kegiatan lomba PKS dan Musisi Jalanan memeriahkan HUT Lantas ke 63 sangat pas untuk menumbuhkan budaya disiplin tadi.

“PKS (patroli keamanan sekolah) bertugas mengatur lalu lintas di lingkungan sekolah, tepat untuk menanamkan budaya tertib lalu lintas di kalangan pelajar. PKS juga berperan mengawal penyeberangan siswa-sisiwi sekolah, tentu juga ikut menyeberang, orang tua lanjit usia, atai siapa saja disekitar PKS yang memerlukan pertolongan,”ujarnya.

Lomba PKS ini  sangat penting karena banyak manfaatnya, selain memberikan pengetahuan keselamatan berlalu lintas.

“Manfaat lainnya, juga hindarkan pelajar tidak terjerumus kepada hal-hal negatif, seperti tawuran pelajar maupun konsumsi narkoba dan  minuman keras. Ditlantas Polda Sumbar gelar lomba PKS dan Musisi Jalanan tepat sekali,”ujarnya

Adanya kegiatan ini, Kapolda Sumbar berharap out put-nya tentu dapat menimalisir tawuran pelajar, penyalahgunaan obat terlarang di usia pelajar.

“Terakhir tentu membangun kepekaan dan kepedulian pelajar dan musisi jalanan terhadap keselamatan berlalu lintas di jalan, dan pelajar menjadi tauladan karena disiplin dan patuh aturan lalu lintas,”ujarnya.

Kapolda lewat Wakapolda Sumbar Brigjend Pol Damisnur mengucapkan  terima kasih dan penghargaan kepada Dirlantas besrta jajaran, unsur lima pilar keselamatan  lalu lintas, para tokoh masyarakat, dan seluruh peserta apel pembukaan lomba PKS dan Musisi Jalanan memeriahkan HUT Lalu Lintas ke 63.

“Jadilah manusia yang peduli keselamatan berlalu lintas di jalan raya, dan ayo kita tingkatkan tertib berlalu lintas, keselamatan yang utama dan perrama, Stop pelanggaran, stop kecelakaan, keselamatan untuk kemanusiaan,”ujarnya. (rel)

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

HBA, Kajari Sijunjung Potong Tumpeng

SPIRITSUMBAR.com, Sijunjung -Peringatan Hari Bakti Adhiyaksa ke 59 Tahun 2019 yang dipusatkan di halaman Kantor ...