Beranda - Headline - Timnas U-15 Yakin Kalahkan Myanmar
Selebrasi pemain Timnas U-15 usai menjebol gawang Singapura
Selebrasi pemain Timnas U-15 usai menjebol gawang Singapura

Timnas U-15 Yakin Kalahkan Myanmar

Print Friendly, PDF & Email

SPIRITSUMBAR.com, Thailand – Timnas U-15 menjalani sesi latihan ringan jelang laga penentuan konta Myanmar pada lanjutan Piala AFF U-15 2019 di Thailand. Sesi latihan tersebut digelar di lapang latihan IPE, Chonburi.

Pelatih Timnas U-15 Bima Sakti, mengatakan, sesi latihan yang digelar pada Sabtu ini fokus pada pemulihan pemain. Bima mengatakan kepada anak asuhnya agar segera fokus ke laga selanjutnya.

“Hari ini kita juga sekaligus persiapan melawan Myanmar. Nanti di hotel kita juga akan lakukan terapi es untuk anak-anak agar otot-ototnya kembali siap ketika laga besok,” kata Bima.




Timnas U-15 minus Aditya Daffa yang mengalami cedera di tengah laga saat menghadapi Filipina kemarin. Menurut Bima, Daffa harus mendapatkan treatment khusus untuk memulihkan cedera hamstringnya.

Artikel Lainnya

loading…


“Kondisi Daffa memang sedikit ada hamstring, tapi semoga bisa cepat pulih. Dia latihan terpisah tadi, kita punya treatment khusus bersama fisioterapis. Semoga dia dapat kembali bergabung dan berlatih sama-sama,” tambah Bima.

Sementara itu, Bima memberikan penilaiannya terhadap calon lawannya besok, yakni Myanmar. Menurutnya, Myanmar memiliki organisasi permainan dan kualitas pemain yang bagus.

“Kita sudah melihat video-video pertandingan mereka, kita analisis, mereka punya banyak pemain berkualitas dan kita harus waspada. Kita harus tetap fight, harus tampil lebih baik dari pertandingan sebelumnya dan semoga kita bisa memenangkan pertandingan,” tutur mantan kapten Timnas Indonesia ini.

Palang pintu Timnas, Kadek Arek, mengungkapkan siap menghadapi laga terakhir fase grup Piala AFF U-15 2019. “Besok kami akan habis-habisan. Kami fokus pada diri kita sendiri. Tidak mau bergantung pada pertandingan lain. Kita mau hasil yang terbaik, maka kita juga akan berikan yang terbaik,” kata Kadek.



loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Semen Padang FC Menang Besar

Begitu wasit meniup pluit kick off, Barito Putra langsung menggebrak. Laskar Antasari sebutan Barito Putra ...