Beranda - Berita Pilihan - Thawalib Padang Panjang Rengkuh Kejayaan Masa Lalu
Thawalib Padang Panjang (foto Yetti Harni)
Thawalib Padang Panjang (foto Yetti Harni)

Thawalib Padang Panjang Rengkuh Kejayaan Masa Lalu

Print Friendly, PDF & Email

SPIRITSUMBAR.com – Menyusul “serbuan” pelamar pada 2018 lalu, Perguruan Thawalib Padangpanjang terus berinovasi memacu kebangkitan kejayaanya.

Dalam 2-3 bulan ini, misalnya, Thawalib selain memberi pelatihan guru, juga pola pelatihan asuh anak yang terpadu dengan wali murid, dan persiapan penerapan E-Pesantren.

Kegiatan pelatihan guru dan pola asuh anak tadi menurut Pimpinan Perguruan Thawalib Padangpanjang, Yendri, LC, merupakan dua pelatihan beda materi dan jadwal. Tapi keduanya sekaligus terkait persiapan Thawalib akan menerapkan sistim layanan elektronik pesantren (E-Pesantren) mulai sekitar pertengahan 2019 datang.

Pelatihan guru yang digelar itu diikuti oleh guru MTs dan MA (KUI) Thawalib Putra dan Thawalib Putri. Materinya lebih ditujukan untuk peningkatan kemampuan guru dalam pengembangan kurikulum, dan kemampuan guru dalam menulis PTK, artikel dan karya jurnalistik (wartawan).

“Kita juga melatih guru menulis artikel dan karya jurnalistik seperti berita, feature dan reportase,”  kata Yendri,

Karena keterampilan ini ujarnya, akan jadi bagian dari kegiatan ekstra kurikuler unggulan santri perguruan ini ke depan.

Materi keterampilan utama lainnya  termasuk dakwah, berikut debat, keynote speaker di seminar, dan beladiri.

Sebelumnya, terkait program menulis dan karya jurnalistik ini, Sekum Yayasan Thawalib Padangpanjang, Said Amin, menyebut di perguruan itu akan ada koran/majalah dinding kelas, portal harian, sampai majalah kampus versi cetak dan digital. Pengisinya, terutama para santri, di tambah guru dan alumni yang bertebaran di dalam dan luar negeri.

Tamat dari Thawalib, jika mau, keterampilan jurnalistik dan menulis itu tentu akan bisa jadi salah satu peluang usaha/profesi. Atau korensponden lepas dari provinsi/negara tempat kuliah.

Atau penulis artikel untuk media massa. Sebab, peluangnya sangat besar, sejalan besarnya perkembangan media massa itu di dunia.

Sementara itu terkait pelantihan pola asuh anak, Pimpinan Perguruan Thawalib, Yendri menyebut dirancang terpadu antara perguruan (guru kelas, guru asrama dan tata usaha) dengan wali murid.

Lewat pola asuh ini, ke depan kerjasama kedua belah pihak ini akan bisa jauh lebih berkembang dalam memperhatikan perkembangan sianak.

Khusus terkait penerapan program E-Pesantren di Thawalib Padangpanjang, perguruan kini menurut Yendri sedang melakukan persiapan bekerja sama dengan lembaga terkait. Nanti di perguruan ini akan kita kenal istilah E-Koperasi untuk koperasi, E-Pustaka (perpustakaan),  dan lainnya.(yetti harni).

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Deri Asta saat apresiasi atlet

Deri Asta Targetkan UPTD UKM Berproduksi Lagi

SPIRITSUMBAR.com – Mengaktifkan kembali Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Industri  Kecil Menengah yang memiliki aset ...