Beranda - Covid19 - Terkait Pemberitaan Covid-19, SMSI Sumbar Sampaikan Himbauan
Zulnadi dan Gusfen Khairul
Zulnadi dan Gusfen Khairul

Terkait Pemberitaan Covid-19, SMSI Sumbar Sampaikan Himbauan

Print Friendly, PDF & Email

SpiritSumbar.com, Padang – Makin tingginya resiko positif virus corona penyebab Covid-19 menimbulkan kewaspadaan semua pihak. Apalagi, penyebaran virus corona, juga melahirkan berbagai berita yang tidak bertanggung jawab yang berpotensi memperkeruh kondisi masyarakat.

Agar kondisi tetap tenang serta mata rantai penularan bisa diputus, SMSI Provinsi Sumatera Barat juga ikut memberikan himbauan, yang disampaikan Ketua Zulnadi serta Sekretaris Gusfen Khairul, Selasa (24/3/2020).

Dia meminta kepada anggota Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) selalu waspada dan mawas diri dalam meliput berita di lapangan. “Lengkapi diri dengan perlindungan sesuai standar protokol kesehatan seperti masker, hand sanitizer dan menjaga jarak minimal satu meter,” tulisnya.

Baca : Sumsel dan NTB Juga Terpapar, Positif Corona Meningkat 686 Orang



Dia juga menekankan, senantiasa menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dengan menghormati hak hak pribadi pasien yang terpapar Covid 19. Baik dalam status Orang Dalam Pemantauan (ODP), PDP (Pasien Dalam Pengawasan) Suspec maupun yang telah dinyatakan Positif Covid 19 oleh Lembaga/RS yang berwenang.

Baca : 6 Jurus Bisnis UMKM Hadapi COVID-19

Beriktunya, berperan serta ikut menenangkan masyarakat dalam bentuk penyajian berita yang menyejukan, tidak bombastis dan tidak sensasional. Serta, ikuti petunjuk pemerintah yang diberi wewenang menangani kasus Covid 19.

Dia juga meminta agar tidak membuat dan ikut menyeberkan berita hoak. “Jika mengutip informasi media sosial, pastikan dan lakukan cek and ricek sampai diyakini kebenaran informasinya,” tulisnya. (Salih)

Baca : Sumbar Siapkan Rp 22 M Lawan Corona, KI Minta Gugus Tugas Buka Informasi



 

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Pilkada Serentak 2020 Tanpa Kampanye Akbar

  Spiritsumbar.com,Solok- Penyelenggaraan Pilkada serentak 2020 berbeda dengan Pikada sebelumnya, karena dilakukan ditengah pandemi Covid-19.¬†Namun ...