Selasa , 24 September 2019
Beranda - Pendidikan - Apresiasi - Terima Lukisan, Bagus Setiyono Terharu

Terima Lukisan, Bagus Setiyono Terharu

Print Friendly, PDF & Email

Spiritsumbar.com, Padang – Dedikasi dan kepedulian selama ini dipupuk Kabag Reformasi Birokrasi Polri (RBP) Biro Perencanaan Umum dan Anggaran (Rorena) Polda Sumbar AKBP Bagus Setiyono berbuah manis.

Pada  peringatan Hari Autis se Dunia, perwira polisi jebolan Akabri Kepolisian 1996 pun memanen berbagai apresiasi atas apa yang disemainya selama ini, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menjadikan AKBP Bagus sebagai Duta Anak.

“Penghargaan dan menjadikan Pak Bagus menjadi Duta Anak tidak terlepas dari dedikasi dan kepedulian beliau selama ini, semoga apresiasi ini menjadi motivasi bagi aparat kepolisian lai .di seluruh Indonesia,”ujar Komisioner KPAI Dr. Imaculata Umiyati, M.Si, di SLB YPPLB Padang, Rabu 11/4/2018.

Peringatan Hari Autis se Dunia ini menjadi ajakan kepada siapa saja yakni ‘Ayo Lindungi Anak Kebutuhan Khusus’.

Terlihat puluhan anak berkebutuhan khusus (disabel) bergembira ria menunjukan kebolehannya mulai tari, puisi, joget, pantomin dan fashion show untuk memeriahkan Hari Autis se Dunia.

Tak ada rasa kikuk apalagi takut walau tampil dihadapan AKBP Dr Bagus Setyono, darj Komnas perlindungan anak, Dr. Imaculata Umiyati, M.Si serta dari Kemendikbud Dr. Praptono, M.Ed. Hari Autis se Dunia mengambil tema Melindungi Anak Berkebutuhan Khusus dari Kejahatan dan Kekerasan Anak.

Imaculata memuji aksi nyata Polda Sumbar pada Hari Autis se Dunia di SLB YPPLB Padang. “Peringatan di Padang, saya waoo banget, begitu menyaksikan berbaurnya aparat polisi bersama anak-anak berkebutuhan khusus, semoga anak-anak dan orang tua merasa terlindungi adanya kedekatan aparat kepolisian, dan pemandangan ini luar biasa bagi saya,”ujar Imaculata.

Anak berkebutuhan khusus ternyata di Padang lewat sentuhan baik ternyata mampu berkarya hebat. Apalagi untuk anak disabelitas tidak cukup Kemendikbud, KPAI atau LSM peduli anak saja, tapi semua pemangku kepentingan harus terlibat.

“Di sini saya lihat ada Polda Sumbar lewat pejabatnya yang ikut aktif memperhatikan anak-anak disabelitas,”ujar pejabat Kemendikbud RI Pratono saat memberikan sambutan.

Bahkan sebagai apresiasi atas dedikasi Bagus Setyono yang juga seorang perwira tapi peduli anak disabel kepada.

Tak hanya apresiais dari Kemendimbud dan KPAI diberikan kepada Kabag RBP Rorena Polda Sumbar ini, tapi ujud terima kasih anak berkebutuhan khusus juga memberikan apresiasi.

Adalah, Fani, anak disabelitas di SLB YPPLB ini maju kedrpan memberikan sesuatu kepada Bagus. Oohh ternyata dibuka gulungan kertas itu adalah lukisan karya Fani.

“Terus terang dari banyak apresiasi kami dapatkan hari ini, yang membuat kami terharu dan pasti menjadi spirit saya untuk berbuat kepedulian lebih lagi kedepan adalah lukisan dari Fani ini, makasih Fani dan terima kasih anak Indonesia,”ujar AKBP Bagus Setyono kepada wartawan.

AKBP Bagus Setyono pantas mendapatkan apresiasi dan menjadi Duta Anak, karena di mana pun penugasan soal peduli kepada anak disabelitas selalu menjadi perhatian khususnya.

“Di Sulteng, banyak sekolah untuk anak disabelitas didirikan Pak Bagus,”ujar Taufik anggota Polda Sumbar. (rian/rilis)

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Limapuluh Kota Kembali Gelar Diklat Cakepsek

SPIRITSUMBAR.com, Limapuluh Kota – Dalam rangka memenuhi kebutuhan jumlah kepala sekolah di jenjang pendidikan dasar ...