Beranda - ADVERTORIAL - Terapkan Transaksi Non Tunai, Wagub Sumbar Apresiasi Pertamina
Penandatanganan Nota Kesepakatan Transaksi Non Tunai oleh Retail Fuel Marketing Manager Region I, Agus Taufik Harahap bersama Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sumbar, Endy Dwi Tjahjono serta Wakil Gubernur Nasrul Abit, .
Penandatanganan Nota Kesepakatan Transaksi Non Tunai oleh Retail Fuel Marketing Manager Region I, Agus Taufik Harahap bersama Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sumbar, Endy Dwi Tjahjono serta Wakil Gubernur Nasrul Abit, .

Terapkan Transaksi Non Tunai, Wagub Sumbar Apresiasi Pertamina

Print Friendly

Spiritsumbar.com, Padang – PT Pertamina Marketing Operation Region I (MOR I) membuktikan komitmennya ikut berperan aktif mendorong penggunaan transaksi non tunai (cashless) pada transaksi BBM di SPBU Pertamina seluruh Sumatera Barat yang dituangkan melalui kesepakatan bersama dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Bank Indonesia di Padang, Rabu (6/12/2017).

Nota Kesepakatan ditandatangani langsung oleh Retail Fuel Marketing Manager Region I, Agus Taufik Harahap bersama Endy Dwi Tjahjono selaku Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sumatera Barat, serta Nasrul Abit, Wakil Gubernur Sumatera Barat.

Wakil Gubernur Sumatera Barat, H. Nasrul Abit memberi apresiasi atas kesepakatan yang dilahirkan antara PT Pertamina, Bank Indonesia dan Provinsi Sumatera Barat. Apalagi ujarnya, Sumatera Barat telah menerapkan transaksi non tunai sejak 1 Oktober 2017.

Wagub Sumbar saat menandatangi MoU transaksi non tunai bersama Pertamina dan Bank Indonesia Cabang Padang
Wagub Sumbar saat menandatangi MoU transaksi non tunai bersama Pertamina dan Bank Indonesia Cabang Padang

“Pelaksanaan transaksi non di Sumbar sudah mencapai 80 persen. Diharapkan dengan adanya kesepakatan ini makin meningkatkan aktifitas non tunai di Sumbar. Apalagi, transaksi non tunai juga merupakan intruksi Menteri Dalam Negeri dan Menteri Keuangan,” ujarnya.

Nasrul Abit juga menjelaskan sisi positif dan negatif transaksi non tunai. Positifnya, ujar Nasrul Abit transaksi langsung berurusan dengan rekening. Selain itu, non tunai juga berfungsi untuk pengawasan, baik aliran dana maupun kepentingan perpajakan “Hal ini, juga  akan menekan kebocoran. Ini merupakan kepentingan bersama dan negara,”ujarnya.

Namun, negatifnya jelas Nasrul Abit akan beresiko pada sumber daya. “Seperti di jalan tol, tenaga kerja akan berkurang lantaran semua sudah dilakukan melalui non tunai,” ujarnya.

Berikutnya>>>

Sebelumnya   [ 1 ]   [ 2 ]   [ 3 ]   [ 4 ]   Selanjutnya

Editor : Saribulih

Baca juga:

loading…


Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Penemuan Sosok Mayat Gegerkan Warga Timpeh

Spiritsumbar.com, Timpeh – Warga Jorong Pinang Makmur Kanagarian Tabek Kecamatan Timpeh Kabupaten Dharmasraya, digegerkan dengan ada ...