Beranda - Headline - Tebing Breksi dan Candi Ijo, Kebersihan Jadi Kekuatan
Tebing Breksi dan Candi Ijo
Tebing Breksi dan Candi Ijo

Tebing Breksi dan Candi Ijo, Kebersihan Jadi Kekuatan

Print Friendly, PDF & Email

SPIRITSUMBAR.com – Kabupaten Sleman sangat kaya akan obyek wisata alam dan salah satunya adalah Tebing Breksi dan Candi Ijo di daerah Prambanan. Memang letaknya di perbukitan eskalasinya masih bujuran Gunung Sewu sementara ekosistemnya masih terjaga dengan baik. Pada Lebaran plus 7 sangat banyak dikunjungi wisatawan domestik maupun asing.

Sebaiknya kalau mau kunjungan wisata ke Tebing Breksi dan Candi Ijo di sore hari dari atas Tebing Breksi dan Candi Ijo, akan terlihat Kota Sleman dan Jogja. Gemerlapan lampu dari kejauhan mewarnai suasana malam hari.

Tentu pembaca ada yang bertanya-tanya kenapa harus sore hari? Pasalnya kalau siang udara terlalu panas bikin gerah. Kalau sore hari sangat luar biasa ketika hembusan semilir angin sepoi-sepoi dan menikmati matahari terbenam di ufuk barat. Sungguh pemandangan yang menakjubkan, terlihat siluet / samar gunung Merapi berselendang kabut tipis warna kuning.



Para pengunjung dengan sabar menunggu momen indahnya senja sore ketika matahari terbenam baik dari Tebing Breksi maupun dari halaman Candi Ijo. Untuk memasuki obyek wisata Tebing Breksi hanya dengan biaya Rp 5 ribu per orang dan parkir Rp 5 ribu per mobil.

Tebing Breksi dan Candi Ijo...
Tebing Breksi dan Candi Ijo…

Dari pengalaman saya berenam orang cukup mengeluarkan kocek Rp 35 ribu sudah termasuk parkir mobil. Kalau berkunjung ke Candi Ijo pengunjung cukup mengisi buku tamu dan dengan seikhlasnnya memberikan uang, ini barangkali untuk kebersihannya.

Kalau masalah kebersihan di obyek wisata tersebut patut diacungi jempol. Bukan saja di tempat area parkir saja di puncak tebing juga bersih dengan sampah.

Tebing Breksi dan Candi Ijo
Tebing Breksi dan Candi Ijo

Bahkan ada taman bunga yang sangat indah di puncak Tebing Breksi serta panorama tempat berfoto-foto. Mau berfoto dengan burung hantu yang sudah jinak juga hal menarik, yang merupakan usaha jasa dari masyarakat setempat. (Riyon)



loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

HBA, Kajari Sijunjung Potong Tumpeng

SPIRITSUMBAR.com, Sijunjung -Peringatan Hari Bakti Adhiyaksa ke 59 Tahun 2019 yang dipusatkan di halaman Kantor ...