Beranda - Headline - Tanah Datar Buat Kesepakatan Dengan BPJS

Tanah Datar Buat Kesepakatan Dengan BPJS

Print Friendly, PDF & Email

SPIRITSUMBAR.com – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Payakumbuh laksanakan penandatanganan perjanjian kerjasama tentang kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional Bagi Penduduk yang didaftarkan Pemkab Tanah Datar, Jum’at (12/1/2019) di Meeting Room Rumah Makan Uda OR Situjuh Kota Payakumbuh.

Kepala BPJS Cabang Payakumbuh Ryan Abdullah Putra mengatakan, Jaminan Sosial Nasional diatur Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 dan dalam Undang-Undang Nomor 24 tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan.

“Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Pemkab Tanah Datar atas kerjasamanya dengan BPJS yang merupakan Badan Hukum Publik yang bertanggungjawab kepada presiden dalam memberikan jaminan kesehatan nasional,” katanya.

Ryan menambahkan, pelaksanaan penandatanganan bertujuan memberikan landasan hukum bagi BPJS dan Pemda dalam melaksanakan kerjasama kesehatan.

“Sebagai panduan bagi BPJS dan Pemda dalam hak kewajibannya, serta mewujudkan pelayanan optimal kepada masyarakat yang didaftarkan Pemda Tanah Datar, seperti mengatur kepesertaan, pembayaran iuran dan pelayanan kesehatan,” tambahnya.

Ryan berharap, pencapaian Universal Health Coverage (UHC) atau konsep reformasi kesehatan di Tanah Datar meningkat dari tahun lalu. “Sampai Januari 2019, UHC Tanah Datar sebesar 78.08% dari jumlah penduduk 370.443 jiwa dan tentunya ahun 2019 diharapkan bisa meningkat mencapai 95 persen,” harapnya.

Sementara itu Kadis Kesehatan Tanah Datar Yesrita Zendrianis menyampaikan tekadnya secara bertahap akan berusaha mencapai UHC pada angka 95 persen.

“Pemkab Tanah Datar mempunyai keterbatasan anggaran, namun secara bertahap akan berusaha mencapai UHC pada angka 95 persen,” sampai Yesrita.

Namun di Tanah Datar, tambah Yesrita, disamping melalui BPJS Kesehatan, penanggulangan kesehatan bagi masyarakat yang tidak terdata atau masuk BPJS, kita dibantu BAZNAS. “Tanah Datar telah lahirkan sebuah program Gerakan Peduli Sehat (Geliat) di Tanah Datar, dimana diharapkan masyarakat tidak ada yang tidak terlayani ketika sakit, makanya kita memanfaatkan bantuan dari BAZNAS Tanah Datar,” katanya.

Berangkat dari itu, Kadis Kesehatan menghimbau masyarakat, khususnya di Tanah Datar untuk tetap membayar iuran asuransi kesehatan walau tidak sakit.

“Besaran iuran BPJS diatur Perpres 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan sebesar Rp 23 ribu per jiwa per bulan. Sementara Biaya yang dibutuhkan dalam pembayaran BPJS Tanah Datar dalam program Jaminan Kesehatan Sumatera Barat Sakato (JKSS) yang diatur dalam Pergub Sumbar nomor 50 Tahun 2014 mencapai Rp. 13 Milyar lebih untuk 62.105 jiwa,” pungkas Yesrita.

Acara dilanjutkan penandatanganan kerjasama antara Kepala BPJS Cabang Payakumbuh bersama Kadis Kesehatan Tanah Datar, 50 Kota dan Payakumbuh yang juga disaksikan Kepala Kabupaten Tanah Datar dari BPJS Cabang Payakumbuh Erwin Fadilah. (David)

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Disdikbud Pessel Gelar Diklat Asesor PKG

SPIRITSUMBAR.com – Dalam rangka memenuhi kebutuhan jumlah asesor Penilaian Kinerja Guru (PKG), Dinas Pendidikan dan ...