Beranda - Berita Pilihan - Tanah Datar Beri Stiker Rumah Penerima Bantuan
Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Yuhardi didampingi Kabid Rehabilitasi Perlindungan dan Jaminan Sosial Mashuri Maiza, Kasi Perlindungan Sosial Novira Mudahar bersama Camat Sungayang, Wali Nagari Sungayang beserta petugas PKH menempelkan stiker di rumah salah seorang Keluarga Penerima Manfaat (KPM), di Nagari Sungayang, Senin (14/10/2019).
Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Yuhardi didampingi Kabid Rehabilitasi Perlindungan dan Jaminan Sosial Mashuri Maiza, Kasi Perlindungan Sosial Novira Mudahar bersama Camat Sungayang, Wali Nagari Sungayang beserta petugas PKH menempelkan stiker di rumah salah seorang Keluarga Penerima Manfaat (KPM), di Nagari Sungayang, Senin (14/10/2019).

Tanah Datar Beri Stiker Rumah Penerima Bantuan

Print Friendly, PDF & Email

SPIRITSUMBAR.com, Tanah Datar – Kadis Sosial Yuhardi mengungkapkan sesuai rencana yang telah disampaikan beberapa waktu lalu, di mana Pemerintah Kabupaten Tanah Datar melalui Dinas Sosial dan PPPA akan menempelkan stiker di rumah penerima bantuan.

“Alhamdulillah, hari ini kita turun langsung ke salah satu rumah masyarakat kita untuk memasang stiker ini. Stiker ini jangan dirusak, dicoret, disembunyikan atau dipindah, karena kalau hal itu dilakukan, berarti ia keluarga dari daftar penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) karena melanggar komitmen. Dan hari ini kita juga serahkan ucapan terima kasih dari Pak Bupati kepada keluarga yang graduasi mandiri,” sampai Yuhardi.



Yuhardi menambahkan, jumlah KPM dari program penerima PKH akhir tahun 2018 ada 17.283 keluarga tersebar di 75 Nagari dan kondisi Agustus 2019 berjumlah 16.131 keluarga.

Artikel Lainnya

loading…


“Kita sudah siapkan 16 ribuan stiker untuk ditempel dan Alhamdulillah, tahun 2019 ini keluarga penerima PKM terjadi pengurangan sebanyak 1.152 keluarga dari tahun lalu, dan saat juga telah terdata ada 322 keluarga lainnya yang graduasi mandiri atau keluar kesadaran sendiri karena mereka sudah masuk kategori sejahtera,” tambahnya.

Di kesempatan itu, perantau Sungayang Rinaldi bersama ninik mamak Affandi Dt. Gadang Majo Lelo yang hadir saat pemasangan stiker menyampaikan dukungan dan apresiasi terhadap kegiatan itu.

“Kegiatan ini sangat bagus, di samping untuk mendata apakah tepat sasarannya masyarakat penerima, pemasangan stiker setidaknya juga bisa membuat masyarakat yang sebenarnya sudah sejahtera untuk keluar dari anggota penerima PKH,” kata Rinaldi.

Namun, tambah Rinaldi, dibutuhkan keseriusan dari dinas terkait untuk terus menindaklanjuti kegiatan. “Saat ini saya masih melihat masih ada masyarakat yang secara kasat mata bisa di katakan kurang mampu, namun tidak terdata untuk menerima bantuan, mohon ini ditindaklanjuti lebih lanjut, sehingga masyarakat kita itu bisa juga memperoleh bantuan dari pemerintah,” harapnya. (David)



 

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Para pelaku mesum saat diamankan di Mako Satpol PP Kota Padang (foto hms)

Satpol PP Kota Padang Amankan Pelaku Mesum

SpiritSumbar.com, Kota Padang – Satuan Polisi Pamong Praja Kota Padang, sisir kafe-kafe yang menyalahi Perda ...