Beranda - Pariwisata - Event - Tanah Daftar Masuk Daftar 100 Ikon Pariwisata Unggulan
Wabup Zuldafri Darma saat pembukaan Galundi Singkarak Festival (GSF)
Wabup Zuldafri Darma saat pembukaan Galundi Singkarak Festival (GSF)

Tanah Daftar Masuk Daftar 100 Ikon Pariwisata Unggulan

Print Friendly, PDF & Email

SPIRITSUMBAR.com, Tanah Datar – Pengembangan potensi pariwisata menjadi salah satu kegiatan pembangunan yang terus digalakkan di Tanah Datar. Karena di samping mempunyai Istano Basa Pagaruyung sebagai ikon yang telah terkenal sampai ke manca negara, Luhak Nan Tuo juga masih memiliki banyak potensi lainnya yang bisa dikembangkan menjadi tujuan wisata. Seperti nagari tuo Pariangan yang juga sebagai salah satu desa terindah di dunia, batu angkek-angkek, puncak pato, dan lain sebagainya.

“Kemenpar RI telah merilis 100 event pariwisata unggulan di seluruh Indonesia dan Tanah Datar melalui Festival Pesona Budaya Minangkabau mampu masuk ke dalamnya, ini menjadi kebanggaan dan motivasi bagi kita semua,” ujar Wabup Zuldafri Darma saat pembukaan Galundi Singkarak Festival (GSF), Minggu (27/10/2019) di Batu Taba Kecamatan Batipuh Selatan.

Wabup menambahkan, hal serupa bisa dicapai GSF dengan segala potensi yang dimilikinya. “Tentu harapan kita ke depannya GSF yang baru kali pertama dilaksanakan ini mampu bertahan, berkembang dan menjadi tujuan wisata. Ketika hal ini tercapai, barulah Pemda bisa usulkan GSF masuk dalam 100 event pariwisata Indonesia. Tentunya untuk mencapai hal itu, dukungan dan kerja keras kita semua seperti yang telah diberikan untuk gelaran hari ini, tetap dilakukan ke depannya,” kata Zuldafri.



Atas inisiatif dan inovasi ini, tambah Zuldafri Darma, ia atas nama pemerintah daerah menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia dan seluruh pihak yang terlibat langsung atau tidak langsung dalam kegiatan GSF ini.

Artikel Lainnya

loading…


“Atas nama pemerintah daerah Saya apresiasi kegiatan ini sebagai langkah awal untuk lebih memperkenalkan kawasan Galundi ini sebagai destinasi wisata baru. Karena tentunya dengan keterbatasan dana dan tenaga, apa yang ditampilkan hari ini adalah sesuatu yang luar biasa. Semoga kawasan ini bisa berkembang lagi ke depannya,” tukas Wabup.

Sebelumnya atas nama pelaksana kegiatan Basrizal Dt. Pangulu Basa yang juga ketua KAN Batu Taba menyampaikan, kegiatan GSF terlaksana atas inisiatif dan dukungan semua pihak, masyarakat dan perantau Batu Taba. “Awalnya kegiatan ini direncanakan akan dilaksanakan pada tahun 2020, namun atas musyawarah dan keinginan bersama, walau dengan keterbatasan biaya, maka diputuskanlah hari kemarin dan hari ini kita laksanakan,” katanya.

Dalam persiapan festival ini, tambah Basrizal, di samping melibatkan masyarakat secara langsung untuk gotong royong bersama, panitia juga dibantu beberapa tenaga ahli yang telah berpengalaman mengadakan event serupa.

“Alhamdulillah kita dapat bimbingan dari para ahli dari Payakumbuh dan dari Jogjakarta. Dan dalam GSF ini akan dilaksanakan pacu biduak, atraksi silek, balai galundi, jujuang talam, makan bajamba, permainan anak dan pementasan seni. Dan untuk memeriahkan acara kita juga diikuti sanggar seni sariek sarumpun, ruang belajar bintang harau, sanggar puti ambang bulan, komunitas seni budaya kiek, komunitas junjuang siriah, saraso badonsanak, serta sanggar artindas kurenah budaya,” sampainya.

Hal senada juga disampaikan Wali Nagari Batu Taba Destrianto, GSF terlaksana berkat dukungan dan bantuan semua lapisan masyarakat Batu Taba. “Kami sangat bangga atas kerja sama seluruh masyarakat Batu Taba yang bekerjasama, gotong royong untuk persiapkan acara ini, para kaum ibu juga yang secara bersama menyediakan jamba untuk kita nikmati bersama, terima kasih atas dukungan kita semua,” ujarnya.



Sementara itu Wagub Sumbar Nasrul Abit yang berkesempatan hadir juga menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan festival ini. “Semoga rangkaian kegiatan festival berjalan baik dan sukses. Kegiatan seperti ini akan terus kita dukung karena di dalamnya ada ekonomi kreatif yang bisa meningkatkan pendapatan dan ekonomi masyarakat yang ada di sekitarnya,” sampai Wagub.

Turut hadir Ketua DPRD Roni Mulyadi, Walikota Payakumbuh Rizal Palepi, Asisten Ekonomi Pembanguan Edisusanto, Kadis Parpora Abdul Hakim, Kadis PMDPPKB Nofenril, Anggota DPR RI 2015-2019 Betty Sadiq, Owner Emersia Merywati, tokoh masyarakat dan perantau Batu Taba. (David)

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

13 Rumah Dihantam Longsor di Tanjung Sani

SpiritSumbar com, Agam – Sedikitnya 13 unit rumah rusak akibat hujan deras dan tanah longsor ...