Minggu , 18 November 2018
Beranda - Headline - Tanah Bergerak Juga Terjadi di Sijunjung

Tanah Bergerak Juga Terjadi di Sijunjung

Print Friendly, PDF & Email

SPIRITSUMBAR.com – Bukan saja tak hanya di Sawahlunto, tanah bergerak rusak 3 buah rumah dan memutuskan Badan jalan.

Di Kabupaten Sijunjung, Propinsi Sumatera Barat pun ada tanah yang bergerak. Diduga akibat hujan cukup deras mengakibatkan sejumlah tanah bergerak dan bergeser di Ranah Sigading, Kenagarian Padang Laweh Selatan, Kecamatan Koto VII.

Hal sama juga terjadi di  jalan menuju Hotel Sahid Bukik Gadang, Muaro Sijunjung juga rengkah dan bergerak sehingga memutuskan arus transportasi dari dan ke hotel milik Perusda Sijunjung itu.

Tak ayal, akibat jalan itu bergerak tak bisa dilalui kendaraan baik roda dua maupun roda empat. Peristiwa tersebut terjadi akibat curah hujan yang cukup tinggi sepanjang Jumat (2/11/2018) sore hingga Sabtu (3/11/2018) dinihari.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sijunjung, Hardiwan, SIP, pada awak media Minggu (3/11/2018) membenarkannya. “Akibat pergerakan tanah mengakibatkan tanah amblas dan bergeser lebih kurang 30 hingga 40 cm. Itu di Ranah Sigading, Kenegarian Padang Laweh Selatan dan merusak 3 buah rumah,”terang Hardiwan.

Peristiwa tanah bergeser dan merusak tiga buah rumah warga itu terjadi pada jam 03.00 WIB Sabtu (3/11/2018).

Sedangkan tanah rengkah di Hotel Said Bukik Gadang, kata Hardiwan juga tidak bisa dilalui kendaraan. “Apa penyebab tanah bergerak hingga kini belum kita ketahui secara jelas, tapi yang jelas tanah rengkah akibat bencana alam yang dipicu intensitas hujan yang cukup tinggi,” ucap Hardiwan.

Namun menurut sejumlah pengamat, jika lokasinya miring bisa saja disebabkan erosi karena curah hujan. Lain halnya tanah lokasi datar dan dekat dengan lokasi aktifitas seismik bisa jadi itu pemicunya.

Kapolres Sijunjung, AKBP Haji Imran Amir, SIK, MH juga membenarkan informasi bencana alam yang melanda Sijunjung itu. “Ya, kita juga sudah dapat laporan dan nanti juga aka kita cek kesana,”ucap kapolres pada awak media, (eko)

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Anggaran Dewan Pers Dipangkas Bakal Perpendek Umur Media Cetak

SPIRITSUMBAR.com – Anggaran Dawan Pers yang selama ini dialokasikan lewat APBN mengalami pengurangan dari usulan ...