Beranda - Headline - Tak Waktunya Lagi Humas Main Kucing Kucingan

Tak Waktunya Lagi Humas Main Kucing Kucingan

Print Friendly, PDF & Email

SPIRITSUMBAR.com – Aparat humas pemerintah mesti berteman dengan wartawan, jangan ada lagi aparat humas kucing-kucingan takut saat wartawan datang ke kantornya. Wartawan merupakan mitra kerja humas pemerintah dalam menyebarkanluaskan informasi program/kegiatan pemerintah

Hal ini disampaikan Gubenur Sumatera Barat Irwan Prayitno saat membuka secara resmi Pelatihan Jurnalistik bagi Aparat Humas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Pemprov dan Humas Pemkab/ko se-Sumatera Barat dan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) melalui Kerjasama PWI Sumbar, di Ruang Rapat Gubenuran, Selasa (11/12/2018).

Lebih lajut Gubenur Irwan Prayitno menyampaikan, aparat humas pemerintah diharapkan menjalankan peran dan fungsinya dengan baik untuk menyebarkan informasi meluruskan jika ada hal-hal isu atau pemberitaan yang menyudutkan pemerintah.

Humas berkewajiban merespon cepat untuk menyampaikan kebenaran apa adanya, jika pun nanti ada tanggapan bermacam dan beragam itu hal bisa yang terpenting biarkan masyarakat dan publik yang menilai, ujar Irwan Prayitno.

Irwan Prayitno juga menyampaikan, humas pemerintah selain sebagai corong pemerintah menyebarluaskan informasi penyelenggaraan pemerintah daerah juga humas sebagai ujung tombak menyampaikan informasinya.

Apa-apa yang disampaikan humas itu merupakan suara pemerintah untuk publik dan masyarakat karena itu, humas perlu melakukan kajian dan mengolah bahan-baban informasi dengan baik sesuai aturan yang berlaku.

Informasi humas pemerintah mesti merupakan informasi yang benar , terpercaya dan tidak menyesatkan masyarakat, karena aparat humas mesti paham teknologi informasi (IT). Dan mampu memanfaatkan IT dalam mengefektifkan dan mengefesiensi dalam menyebarkan informasi pemerintah daerah, himbaunya.

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Mahyeldi

Mahyeldi Antara Ekor Gajah atau Kepala Semut

Oleh: Isa Kurniawan (Koordinator Komunitas Pemerhati Sumbar/Kapas) Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah merupakan satu dari sekian ...