Beranda - Bisnis - Sumber Dolar, Pertamina Beri Perhatian Khusus pada Petani Serai Wangi

Sumber Dolar, Pertamina Beri Perhatian Khusus pada Petani Serai Wangi

Print Friendly, PDF & Email

SPIRITSUMBAR.com, Padang – Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I menyalurkan modal bergulir melalui Program Kemitraan (PK). Malahan, dukungan kali mencapai Rp 1,51 miliar untuk petani serai wangi dan sawit.

Hal itu disampaikan Unit Manager Communication & CSR Pertamina MOR I,  Roby Hervindo saat Akad PK di hotel Grand Ina Padang pada Rabu (17/7/2019).

Roby menjelaskan, tahun ini pihaknya menargetkan penyaluran dana PK di seluruh wilayah MOR I sebesar 16 miliar rupiah. “Selama Januari hingga Juli 2019, khusus di Sumbar kami telah menyalurkan dana PK senilai lebih dari 2 miliar rupiah,” ucap Roby.


PK Pertamina memberi akses permodalan bagi UMKM dengan bunga administrasi sangat ringan, hanya tiga persen. Plafon pinjaman mencapai maksimal 200 juta rupiah, dengan waktu pengembalian hingga 36 bulan. Prosedurnya mudah, cukup melengkapi formulir yang disediakan Pertamina.

Selain akses permodalan, Pertamina juga mengembangkan UMKM binaannya melalui berbagai pelatihan. Dukungan pengembangan usaha UMKM pun dilaksanakan melalui beragan kegiatan promosi. Seperti mengikutkan mitra binaan dalam pameran skala lokal, nasional maupun internasional.

loading…


“Kami membuka lebar akses permodalan PK kepada lebih banyak pengusaha UMKM. Semoga dapat dimanfaatkan optimal oleh pelaku UMKM di Sumbar,” ujarnya.

Penyaluran PK diperuntukkan pada para petani di Kabupaten Pasaman Barat, Pasaman Timur, Payakumbuh dan Pesisir Selatan.

Camat Silaut Kabupaten Pesisir Selatan, Syamwil, yang hadir pada kesempatan itu menyatakan apresiasinya.

“Saya berterima kasih pada Pertamina. Dengan PK ini, saya harap dapat membantu petani yang akan membuka sebagian lahannya menanam serai wangi. Karena perkiraan di triwulan III ini untuk produksi sawit menurun,” ujar Syamwil.

Baca juga :

Pada kesempatan itu, Pertamina bersama mitra binaan Rumah Harum Atsiri juga memberi wawasan kepada petani Sumbar yang selama ini hanya menanam sawit.

Serai wangi punya nilai jual yang tinggi dan harganya stabil, bahkan cenderung naik. Selain itu, tanaman ini tidak rewel karena tidak memerlukan perlakuan khusus serta bebas hama.

Bank Indonesia (BI) Sumbar menyebut pertanian sebagai salah satu sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang potensial dikembangkan. Dalam kajian ekonomi regional triwulan I Sumbar, BI menyajikan sumbangsih produk domestik regional bruto (PDRB) sektor ini mencapai 9,163 miliar rupiah. Tertinggi dibanding sektor usaha lain.


Hingga kini, sawit masih menjadi jawara sektor pertanian di Sumbar. Padahal ada komoditas pertanian lain yang potensial jadi primadona. Adalah serai wangi atau Citronella Oil yang bisa jadi pundi baru petani.

Menyitir data dari PTPN IX, konsumsi minyak serai wangi dunia mencapai hingga 2.500 ton per tahun. Kebutuhan ini hanya mampu terpenuhi 50 sampai 60 persen saja. Indonesia sendiri baru bisa mensuplai 200 hingga 250 ton per tahun.

Meriding, Beredar Video Domba Bikin Celaka

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Leonardy Harmainy

Ini Alasan Dilakukannya Penyempurnaan Tatib DPD RI

SPIRITSUMBAR.com, Jakarta – Badan Kehormatan (BK) DPD RI pada rapat Pleno ke 2 menyetujui melakukan ...