Beranda - Berita Pilihan - Sumbar Berpotensi Jadi Produsen Listrik

Sumbar Berpotensi Jadi Produsen Listrik

Print Friendly, PDF & Email

Spiritsumbar.com, Padang – Disaat daerah lain sudah mulai defisit energi, Sumatera Barat malah makin menggeliat. Menariknya, Ranah Minang memiliki potensi energi terbarukan yang luar biasa. Setidaknya terdapat 17 titik panas bumi, dengan potensi 1700 MW listrik yang dihasilkannya.

“Saat ini baru dikelola 3 titik panas bumi di Sumbar yaitu di Solsel, Solok dan Pasaman Barat, tapi yang beroperasi baru di Solok Selatan,” jelas Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, dihadapan anggota Jaringan Pemred Sumatera Barat, Senin (17/2/2020).



Tenaga panas bumi, menurut gubernur, adalah investasi yang ramah lingkungan. Karena salah satu syarat untuk menghasilkan panas bumi adalah ketersediaan hutan, untuk menjamin pasokan air ke perut bumi.

Artikel Lainnya

loading…


“Di Solok Selatan, lahan yang dipakai seluas 4 hektare, itu sudah semua infrastrukturnya, sedangkan disekelilingnya adalah hutan lebat, jika hutan rusak, maka potensi panas bumi akan habis, maka perusahaan punya kewajiban menjaga kelestarian hutan,” terang Irwan.

Panas bumi merupakan investasi yang cukup besar. Dampak bagi masyarakat juga sangat banyak.

“Selain membuka lapangan kerja, PLTPB Solsel juga memasok listrik untuk masyarakat Solsel, lalu perusahaan itu juga membangun GOR megah, belum lagi multiplier effect terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar,” tukuknya.

Saat ditanya tentang fokus pembangunan oleh para pemimpin redaksi, Irwan menyebut, yang paling logis untuk Sumbar adalah industri energi terbarukan ini.

“Secara geografi dan demografi, Sumbar tidak potensial menerima industri padat karya, makanya kita fokus menjual potensi panas bumi ini ke investor,” jawabnya.

Komitmen Terhadap Pariwisata

Selain, energi terbarukan ini, Pemerintah Sumbar dalam 10 tahun ini juga fokus mengembangkan pariwisata. Hal ini ditunjukkan oleh komitmen pemerintah memberikan kemudahan dalam pelayanan pariwisata.

“Gempa 2009, membuat Sumbar luluh lantak, termasuk pariwisata. Secara perlahan kita mencoba untuk membangun kembali pariwisata ini. Hasilnya kini 4000 kamar hotel sudah tersedia menampung wisatawan. Lalu dalam hal MICE saya komit, bahkan jika ada pertemuan nasional, saya undang untuk gala dinner di kediaman gubernur. MICE ini potensial, acaranya sehari dua hari, lalu selebihnya peserta jalan jalan dan belanja,” ujar gubernur.

Diskusi santai ini merupakan salah satu kegiatan Jaringan Pemred Sumbar dalam memberikan informasi yang langsung dari narasumbernya. Harapannya bisa memberikan pencerahan dan masukan kepada masyarakat tentang Sumatera Barat.

“Seri diskusi ini akan terus berlanjut, dengan pak gubernur kita sudah sepakat untuk menggelar satu kali dalam satu bulan, lalu dengan instansi dan ahli lainnya kita juga coba menggali dalam bentuk diskusi, ini bentuk sumbangan JPS untuk pencerdasan masyarakat,” tutup Pemred Forumsumbar.com, Isa Kurniawan.



 

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Wali Kota Padang Mahyeldi saat memimpin rapat penanggulangan Covid-19 di Kantor BPBD Kota Padang

Pemko Padang Segera Bagikan Bantuan pada Warga Terdampak Covid-19

SpiritSumbar.com, Padang – Pemerintah Kota Padang bergerak cepat untuk mengantisipasi dampak virus corona atau corona ...