Beranda - Pariwisata - Event - Sukses SISCA 2015, Pasar Songket Semakin Terbuka Lebar

Sukses SISCA 2015, Pasar Songket Semakin Terbuka Lebar

Print Friendly, PDF & Email

Spirit Sumbar – Terkait semakin terbukanya pasar tenun Songket Silungkang, Walikota Ali Yusuf menginstruksikan agar para remaja putri dan ibu-ibu bergiat untuk mengikuti pelatihan menenun songket Silungkang.

Hal ini diutarakan Ali Yusuf saat bersilaturahmi dengan warga masyarakat Desa Bukik Gadang kec Talawi dalam acara Bakaua pada kamis (10/9/2015).

Terkait pelatihan tenun songket ini diselenggarakan oleh Pemerintah Kota setiap tahun kepada kelompok-kelompok masyarakat di empat kecamatan sebagai strategi meningkatkan produktifitas masyarakat, mengurangi pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan.

Selain pembekalan keterampilan bertenun secara cuma-cuma, melalui Dinas Perindagkop, Pemerintah juga memberikan bantuan palanta (alat tenun bukan mesin) lengkap dengan benang dan segala macam peralatan pendukung lainnya.

Ali Yusuf, mengatakan potensi pasaran songket Silungkang semakin terbuka lebar terlebih lagi   setelah meriahnya event Sawahlunto International Songket Silungkang (SISCA 2015) kemarin. Ditambah lagi butik nasional SAFIRA untuk membawa songket Silungkang dalam pameran fashion di New York, Amerika Serikat.

“Pasaran bagi songket Silungkang saat ini Alhamdulillah semakin banyak. Salah satunya baru-baru ini istri dari Menteri Koperasi dan UKM AA Gede Ngurah Puspayoga menghubungi kita untuk memesan empat ratus helai songket Silungkang. Direncanakan songket Silungkang tersebut akan dipakai dalam berbagai acara-acara nasional. Tentunya ini akan semakin meningkatkan promosi songket Silungkang itu sendiri”, ujar Ali Yusuf.

Sekaitan dengan terbukanya pasar songket tersebutlah Walikota Ali Yusuf ingin agar masyarakat Sawahlunto dapat menangkap peluang tersebut untuk meningkatkan kesejahteraan serta melestarikan budaya songket. “Tugas pemerintah adalah menyediakan pasar. Selanjutnya merupakan kesempatan masyarakat untuk memanfaatkan pasar tersebut untuk menjual hasil tenunan songketnya”, papar ayah tiga anak tersebut.

ERNI

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Pengunjung Padati Pemandian Telabang Sakti

SPIRITSUMBAR.com – Hari terakhir liburan, Minggu (9/6/2019) objek wisata Telabang Sakti, Kecamatan Kamang Baru, Kabupaten Sijunjung, ...