Selasa , 24 September 2019
Beranda - Info Terkini - Status Tersangka, Wahyu Dititip di Mapolresta Padang
Kabid Humas Polda Sumbar, AKBP Syamsi meninggalkan Ditreskrimum usai memberi keterangan tentang penetapan Wahyu Iramana Putra Sebagai tersangka - Saribulih/Spirit Sumbar
Kabid Humas Polda Sumbar, AKBP Syamsi meninggalkan Ditreskrimum usai memberi keterangan tentang penetapan Wahyu Iramana Putra Sebagai tersangka - Saribulih/Spirit Sumbar

Status Tersangka, Wahyu Dititip di Mapolresta Padang

Print Friendly, PDF & Email




Spirit Sumbar – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Sumbar resmi menahan Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Wahyu Iramana Putra yang diduga, terlibat perjudian di kawasan Alai Timur, Kota Padang Jumat (22/1) malam.

Bersama Ketua DPD Partai Golkar Padang itu, penyidik juga menahan masing-masing berinisial J, N dan O, yang diduga ikut terlibat. Polisi juga menyita barang bukti berupa uang Rp300 ribu dan kartu remi di lokasi penggerebekan.

“Wahyu dan tiga rekannya itu, resmi ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan setelah menjalani pemeriksaan selama 10 jam,” ujar Kabid Humas Polda Sumbar AKBP Syamsi, Sabtu, (23/1/2016).

Wakil Ketua DPRD Padang dan ketiga rekannya, diancam penyidik dengan hukuman maksimal 10 tahun penjara karena melanggar pasal 303 KUHP. “Saat ini, Wahyu dan ketiga rekannya itu dititipkan penyidik di tahanan Mapolresta Padang,” ujar AKBP Syamsi.

Syamsi mengatakan, masyarakat resah dengan adanya lokasi perjudian di tempat Wahyu digerebek petugas. Apalagi ujar Syamsi, lokasinya juga berada di tempat terbuka. “Wahyu dan rekan-rekannya itu, berjudi di sebuah pos ronda di kawasan Alai Timur. Ini, jelas sudah meresahkan masyarakat di sekitarnya” ujarnya.

Menurut AKBP Syamsi, penangkapan ini dilakukan berdasarkan laporan masyarakat di sekitar TKP. Menerima laporan tersebut, Ditreskrimsus langsung menuju TKP untuk melakukan penangkapan.

Sebelumnya Wahyu mengatakan, hanya membantu mengurus adik-adiknya yang ditangkap polisi saat berjudi main kartu. “Saya dimintai keterangan oleh polisi. Posisi saya memberi klarifikasi atas masalah ini. Jadi saya bukan pelakunya,” katanya.

PALIMO

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Limapuluh Kota Kembali Gelar Diklat Cakepsek

SPIRITSUMBAR.com, Limapuluh Kota – Dalam rangka memenuhi kebutuhan jumlah kepala sekolah di jenjang pendidikan dasar ...