Beranda - Headline - Serahkan Bantuan, Kapolres Padang Panjang Sisir Warga Miskin
Kapolres Padang Panjang AKBP Sugeng Hariyadi usai menyerahkan Sembako di pangkalan ojek Padang Panjang. ( foto : Humas Polres)
Kapolres Padang Panjang AKBP Sugeng Hariyadi usai menyerahkan Sembako di pangkalan ojek Padang Panjang. ( foto : Humas Polres)

Serahkan Bantuan, Kapolres Padang Panjang Sisir Warga Miskin

Print Friendly, PDF & Email

Spiritsumbar.com, Padang Panjang – Sebagai bentuk kepedulian pada masyarakat terdampak corona, Jajaran Polres Padang Panjang mendistribusikan 120 paket sembako di wilayah hukum Polres Padang Panjang.

Menurut Kasubbag Humas Polres, AKP Witrizawati, paket terdiri dari beras, minyak goreng , gula, mie instan, telor teh celup dan sarden itu, diantar lansung Kapolres Padang Panjang, AKBP Sugeng Hariyadi, SH, MH didampingi PJU Polres, Rabu, 8/4/2020.

Sasaranya bantuan sembako itu pangkalan ojek sebanyak 47 orang, sopir Angkutan umum 27 orang, pemukiman kumuh di RT 23 belakang masjid Jihad Kelurahan Balai Balai Kecamatan Padang Panjang Barat sebanyak 10 KK, juga masyarakat lainnya yang membutuhkan.




Dalam aksi sosial tersebut Kapolres Sugeng didampingi Ketua Bhayangkari Cab Padang Panjang Ny.Desy Sugeng Hariyadi, Waka Polres Kompol Hamidi,SH, Kabag Sumda Polres Akp Rita Suryanti, SH, Kasat Lantas Iptu Saherman,SH serta Waka Polsek Polres Padang Panjang Iptu Edi Priyono.

Bagi Polres Padang Panjang aksi bagi bagi Sembako itu merupakan bentuk kepeduliannya pada masyarakat yang terkena dampak covid -19 secara ekonomi.Sebelumnya Polres juga berbagi masker kepada masyarakat, tukang ojek dan sopir angkutan umum di wilayah Kota yang terdiri dari 16 kelurahan dan 2 jecamatan tersebut.

Khusus untuk lingkungan intern, Kapolres menegaskan seluruh jajaranya harus memakai masker yang telah dibagikan,memberi asupan gizi tambahan, menjaga kebersihan lungkungan, physical distancing dan lainya, itu salah satu upaya mencegah penularan Covid -19.( Yetti Harni)



 

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Camat Sungai Tarab saat meninjau kesiapan objek wisata Duo Bidadari

Jelang New Normal, Sungai Tarab Gali Potensi Duo Bidadari

Spiritsumbar.com, Tanah Datar – Masa pendemi Covid-19 sudah akan memasuki masa Normal Baru. Dimana aktivitas ...