Selasa , 25 Februari 2020
Beranda - Berita Pilihan - Sempat Dinyatakan Hilang, Penyemprot Hama Ditemukan Sudah Jadi Mayat

Sempat Dinyatakan Hilang, Penyemprot Hama Ditemukan Sudah Jadi Mayat

Print Friendly, PDF & Email

SpiritSumbar.com, Pasaman Barat – Sempat dinyatakan hilang semalaman, Seorang pekerja penyemprot hama di kebun milik PT Agrowiratama, ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa di Kecamatan Sungai Aur, Kabupaten Pasaman Barat. Jumat (24/1/2020)

Koordinator Basarnas Pos Kabupaten Pasaman dan Kabupaten Pasaman Barat, Zulfahmi mengatakan pada awak media, sebelumnya pihaknya menerima laporan bahwa ada masyarakat yang hilang saat bekerja di PT Agro Wiratama. Korban yang bernama Kurnia (19) Warga Nagari Sungai Aur, Kecamatan Sungai Aur Kabupaten Pasaman Barat, pada Kamis (23/1/2020) sekira pukul 23.41 WIB.

Jumat (24/1/2020) sekira pukul 08.10 WIB. Korban ditemukan masih dilokasi perusahaan perkebunan tempat ia bekerja dalam keadaan tidak bernyawa. jelasnya




Korban baru dua minggu bekerja sebagai penyemprot hama dikebun perusahaan sawit tersebut. Selain itu jika ia berangkat pagi, biasanya siang selalu pulang ke rumah. Namun, karena hingga sore korban tidak pulang kerumah. pihak keluarga berusaha mencari korban di perkebunan tempat ia bekerja, akan tetapi korban tidak ditemukan.

Artikel Lainnya

loading…


“Sehingga warga mulai melakukan pencarian hingga malam, dalam pencarian warga hanya menemukan barang milik korban berupa motor, helm dan alat tengki semprot hama dengan melakukan pencarian semalaman, ” ungkapnya

Kemudian pencarian pun dilanjutkan di pagi hari, sekira pukul 08.10 WIB korban berhasil ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa, kita tidak melakukan evakuasi langsung saat korban ditemukan, akan tetapi menunggu pihak kepolisian untuk olah tempat kejadian perkara dan keperluan lainnya. ungkapnya.

“Korban masih berada di Puskesmas Sungai Aua, hingga pukul 10.50 WIB tadi. petugas masih menunggu persetujuan pihak keluarga untuk dilakukan visum ke Rumah Sakit. Kita belum bisa menyatakan penyebab kematian korban, kepastiannya tentu dari pihak kepolisian setelah dilakukan visum, ” jelasnya (Sy)

 

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Anggaran Kecil, Komite II DPD RI : Program Kerja Kementan Harus Didukung

Anggaran Kecil, Komite II DPD RI : Program Kerja Kementan Harus Didukung JAKARTA-Komite II DPD ...