Beranda - Headline - Semen Padang Kebobolan 6 Gol, Ini Kata Nil Maizar
Nil Maizar
Nil Maizar

Semen Padang Kebobolan 6 Gol, Ini Kata Nil Maizar

Print Friendly, PDF & Email

Spiritsumbar.com, Madura – Semen Padang FC mencetak rekor terburuk menghadapi tuan rumah Madura United di Stadion Bangkalan Madura, Senin (5/6/2017)

Hasil kemasukan 6 gol tanpa memasukan tidak hanya kekalahan terbesar yang dialami Tim Kabau Sirah, tapi juga  rekor terburuk  sampai pekan ke 11 Liga 1.

Baca: Live Madura United vs Semen Padang

Menanggapi hal ini, Pelatih Semen Padang, Nil Maizar, mengakui hasil tersebut sangat tidak bagus. Penyebab kekalahan tersebut ujarnya lantaran kelengan pada posisi belakang. “Kita lengah di belakang dan akan evaluasi lagi. Kita tidak bisa salahkan satu pemain,” ujarnya saat konferensi pers usai pertandingan.

Dia menambahkan, kekalahan disebabkan para pemain kurang bekerja dengan rapi dari belakang, tengah dan belakang. Hal lain ujarnya, gol pertama juga menyebabkan turunnya mental pemain. Padahal ujarnya, di awal awal  para pemain telah  menemukan permainan.

Sedangkan Manager tim, Win Bernadino, mengaku ini merupakan  tamparan keras. Tapi dia menilai tim yang sukses adalah tim yang mampu bangkit setelah kalah. “Ini bukan kesalahan satu pemain. Kita akan lakukan evaluasi. Kita tidak boleh tertunduk, tapi kita harus berkepala tegak untuk menatap pertandingan selanjutnya. Ini bukanlah akhir dari segalanya, masih panjang pertandingan yg dapat kita raih kemenangan,” ujarnya.

Sementara Media Officer Semen Padang FC, Roni Valega menginformasikan, tim akan tetap latihan sampai tanggal 19 juni sebelum libur lebaran. Setelah lebaran  27 juni dan 28 Juni, latihan lagi  diawali dengan blib test atau tes kondisi fisik.

“Tapi selama libur lebaran, pemain tetap diberikan menu latihan yg dijalani di kampung halaman masing agar kondisinya tetap terjaga jelang laga melawan Persela di Padang 3 Juli,” ujarnya. (Saribulih)

Editor : Saribulih

Artikel lainnya:

loading…


Baca juga:

loading…


loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Merdeka Itu Amanah

Oleh : Efnita (Guru SMPN.3 Koto Salak) Tujuh belas Agustus tahun empat lima, itulah hari ...