Beranda - Headline - Selamatkan IORA, Mahyeldi Apresiasi Donny Moenek

Selamatkan IORA, Mahyeldi Apresiasi Donny Moenek

Print Friendly, PDF & Email

SpiritSumbar.com, Padang – Diskusi Literasi, Good Governance Pengelolaan Keuangan Daerah
di Aula Pascasarjana Fakultas Hukum Unand, Selasa (10/12/2019) menjadi ajang apresiasi bagi para pembicara.

Apalagi, tiga dari lima pembicara digadang-gadangkan maju sebagai bakal calon Gubernur Sumbar pada Pilkada 2020.

Sekjen DPD RI Dr. Drs. Reydonnyzar Moenek, M.Devt.M atau yang akrab disapa Donny Moenek bersua dengan Walikota Padang H. Mahyeldi, S.P yang kerap disapa Buya Mahyeldi dan Walikota Pariaman, Genius Umar




Genius yang pertama kali menyampaikan pemikiran, sering memberikan pujian pada Donny Moenek. Selain birokrat yang telah memiliki multi pengalaman, Donny Moenek menurut Genius merupakan seniornya di Fakultas Gajah Mada.

Artikel Lainnya

loading…


Pujian juga disampaikan Walikota Padang , Mahyeldi saat Donny Moenek menjadi Pj Gubernur Sumbar. “Saya teringat pada Oktober 2015, sewaktu Kota Padang menjadi tuan rumah penyelenggaraan IORA, Indian Ocean Rim Association, sebuah ajang internasional yang digelar Kementerian Luar Negeri,” ujarnya.

“Mendekati hari H, ada simpang siur pemberitaan karena kabut asap sudah masuk Sumbar. Namun, berkat respon cepat Pak Donny yang menjadi Pj Gubernur Sumbar waktu itu, maka akhirnya acara tersebut tetap berjalan sebagaimana mestinya,” ujarnya.

Walikota Mahyeldi merasa lega lantaran Pj Gubernur Sumbar Donny Moenek waktu itu langsung menelpon menteri luar negeri. Sehingga acara tetap berlangsung sukses.

“Banyaknya pejabat dan tamu dari kementerian luar negeri yang berasal dari Negara-negara di sekitaran Samudera Hindia maka akhirnya kepercayaan wisatawan akan keamanan dan kenyamanan di Padang dapat dijaga. Itulah momentum hingga orang-orang tetap ramai datang ke Padang hingga sekarang. Terima kasih Pak Donny.” ungkap Walikota Padang Mahyeldi.

Donny Moenek di tengah paparannya menangapi pujian Buya Mahyeldi, “Saya melakukan itu juga karena koordinasi baik yang dilakukan oleh Pak Walikota. Apa yang saya katakan ke Ibu Menteri Luar Negeri waktu itu juga atas respon cepat Pak Walikota melaporkan kondisi lapangan yang ada.

Saya hanya bilang ke Ibu Menteri, “Ibu, kebakaran hutan itu tidak terjadi di Sumatera Barat, Namun apakah adil bila penyelenggaraan IORA yang telah dipersipkan jauh-jauh hari dibatalkan karena asap itu masuk ke Sumatera Barat?, Kalau dibatalkan, maka dampaknya lebih buruk lagi dari kabut asap itu, tingkat hunian hotel akan turun, wisatawan juga jadi takut datang ke Padang, apa ini tidak menjadi preseden buruk bagi Sumbar?

Akhirnya dengan sedikit meyakinkan Ibu Menteri, akan jaminan keamanan dan kenyamanan para tamu Negara tersebut, maka akhirnya seperti dikatakan oleh Pak Walikota Padang tadi, IORA dapat berlangsung sukses, semua punya andil untuk kesuksesannya, termasuk Pak Walikota Padang sebagai tuan rumah,” ujar Donny balas memuji.



Sebagaimana diketahui, pertemuan tingkat menteri negara-negara IORA tersebut berlangsung pada 20-23 Oktober 2015 dengan kabut asap yang sudah menipis. Pejabat dari kementerian luar negeri dari sejumlah negara yang berada di tepian samudera hindia turut hadir seperti Australia, Singapura, Malaysia, Thailand, Bangladesh, India, Sri Lanka, Iran, Uni Emirat Arab, Oman, Yaman, Kenya, Tanzania, Mozambik, Afrika Selatan, Uni Komoros, Madagaskar, Seychelles, dan Mauritius. (Salih/Rel)

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

SK Keluar, Pengurus SMSI Sumbar Gelar Rapat Perdana

Spiritsumbar.com, Padang – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Sumatera Barat mengawali kiprahnya dengan menggelar ...