Beranda - Headline - Sekolah Siap Implementasikan Kurikulum 2013
Peserta Bimtek Kurikulum 2013 di SMA 9 Sijunjung (foto Feri Fren)
Peserta Bimtek Kurikulum 2013 di SMA 9 Sijunjung (foto Feri Fren)

Sekolah Siap Implementasikan Kurikulum 2013

Print Friendly, PDF & Email

Spiritsumbar.com, Sijunjung – Dalam rangka mempersiapkan guru mengimplementasikan Kurikulum 2013 pada jenjang SMA khususnya kelas X di Tahun Pelajaran 2017/2018 mendatang, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Sumatera Barat melakukan Bimbingan Teknis kepada seluruh guru sasaran. Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara serentak di 16 Tempat Pelaksanaan Kegiatan (TPK) di wilayah Sumatera Barat dari tanggal 3 sampai 8 Mei 2017.

Untuk TPK SMAN.9 Sijunjung jumlah peserta seluruhnya 124orang untuk 5 mata pelajaran yakni Fisika, PAI, Bahasa Indonesia, Seni Budaya dan geografi. Peserta berasal dari Kabupaten Dharmasraya, Sijunjung, Solok Selatan, Pasaman dan Kota Solok.

Kegiatan dilaksanakan dengan pola 39 Jam dengan materi secara garis besarnya berupa dinamika perkembangan kurikulum, literacy, standarisi, standar kompetensi lulusan, standar proses, standar penilaian dan pelaporan hasil belajar.

Sebagai InstrukturKabupaten (IK) yang hadir sebanyak 5 orang yakni, Ismarita Ariati,S.Pd (Mapel Seni Budaya) dari SMAN.3 SawahLunto. Zilneda Yumna, S.Ag.M.Si (Mapel PAI) dari SMAN.1 Sijunjung. Hairiah,S.Pd (Mapel Bahasa Indonesia) dari SMAN.10 Sijunjung. Sri Retniyenti, M.Pd (Mapel Fisika) dari SMAN.1 Sijunjung dan Westerina, S.Pd (Mapel Agama) dari  SMAN.4 Solok Selatan dengan penanggung jawab bidang akademik FeriFren dari LPMP Sumatra Barat.

Diharapkan setelah selesainya bimbingan teknis ini untuk tahun pelajaran baru khususnya guru yang mengajar di kelas X benar-benar bisa melakanakannya sesuai dengan tuntutan kurikulum 2013. (Feri Fren)

Editor : Saribulih

Artikel lainnya

loading…


loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Tim Ramadhan Serahkan Bantuan untuk 75 Masjid dan Musholla

SPIRITSUMBAR.com – Sebanyak 25 Tim Ramadhan Kota Sawahlunto mulai bergerak mengunjungi 75 masjid dan mushola ...