Beranda - Headline - Sejumlah Ketua Partai Diprediksi Tak Dapat Kursi

Sejumlah Ketua Partai Diprediksi Tak Dapat Kursi

Print Friendly, PDF & Email

Berdasarkan hitungan perolehan suara dari saksi sejumlah partai, diprediksi sejumlah elite politik Ketua Partai di kota Sawahlunto bakal tak mendapatkan kursi di parlemen kota ini.

Para Ketua Partai tersebut adalah Ali Yusuf, S.Pt, Ketua DPD II Partai Golkar yang mencalonkan di Dapil Talawi.

Walau pernah menduduki jabatan Ketua DPRD,  bahkan mampu meraih kemenangan dalam Pilkada periode 2013 – 2018 sebagai Walikota Sawahlunto. Namun nampaknya harus menerima lagi kekalahan pada Pileg ini setelah kekalahan pada Pilkada 2018.

Selain Ali Yusuf, elite politik lain yang diprediksi tidak mendapat kursi  adalah Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kota Sawahlunto, Adi Ikhtibar, SH yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua DPRD menggantikan Alm. H. Emeldi yang meninggal dunia.

Adi Ikhtibar yang bertarung di daerah pemilihan (Dapil) kecamatan Lembahsegar – Silungkang ini hampir bisa dipastikan tak mampu menyusul rekan separtainya dari Dapil Talawi yang dipastikan terpilih dan duduk di DPRD, yaitu H. Jaswandi, SE dan Osvita Emeldi serta Hj. Neldaswenty yang bertarung di Dapil kecamatan Barangin.

Sementara itu, Ketua DPC Partai Demokrat kota Sawahlunto, Weldison juga disebut-sebut bakal gagal kembali duduk di kursi legislative. Pasalnya, perolehan suara politisi yang bertarung di Dapil Lembahsegar – Silungkang yang sebelumnya menduduki posisi Wakil Ketua DPRD Sawahlunto ini, tak cukup untuk menghantarkannya ke gedung dewan.

Weldison harus mengakui keunggulan perolehan suara kadernya di dapil yang sama, yaitu Joni Warta yang  mampu meraih suara yang sangat signifikan. Padahal, pada periode sebelumnya Joni Warta yang berdomisili di kecamatan Talawi itu berhasil menjadi anggota DPRD dari dapil daerah asalnya, yaitu Talawi.(rni)

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

GRMS Potensi Investasi Sektor Pariwisata

Oleh: Riyon. Lengkap sudah pemenuhan persyaratan sesuai Perpres N0.9 Tahun 2019 tenang Pengembangan Geopark (Taman ...