Beranda - Berita Pilihan - SE 2016, Diperlukan Kejujuran Responden
Sensus Ekonomi 2016
Sensus Ekonomi 2016

SE 2016, Diperlukan Kejujuran Responden

Print Friendly, PDF & Email

Spirit Sumbar – Untuk memperoleh data pada sensus ekonomi 2016 secara valid dan transparan. Alfianto, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pesisir Selatan, mempertegas bahwa kejujuran responden sangat diperlukan kepada mitra petugas lapangan sensus ekonomi 2016 (SE 2016) pada 1 -31 mei mendatang.

kata Alfianto, secara letak dan geogarfis tentang lokasi Pesisir Selatan memanjang di 15 kecamatan. Tidak ada kendala yang begitu berarti pada pelaksanaan pendataan ekonomi masyarakat. Akan tetapi menjadi suatu catatan khusus bagi BPS sendiri adalah dari segi peningkatan kejujuran respondent disaat memberikan informasi seutuhnya kepada mitra lapangan petugas SE 2016.

“Hingga saat ini, kendala kita dalam memperoleh data yang benar-benar utuh, itu banyak disebabkan oleh faktor minimnya tingkat kejujuran dari responden (masyarakat) dalam memberikan keterangan informasi. Ketika ditanya mengenai perekonomian, Seolah-olah mereka menutup-nutupi berapa pendapatan keluarga secara ekonomi” tegas Alfianto di ruang kerjanya, Senin, (22/2/2016).

Supaya dapat berjalan secara kondusif dan optimal pada pendataan itu, maka para mitra lapangan petugas SE2016 juga harus probing. Artinya mereka harus menggali lebih dalam lagi tentang pemerolehan informasi secara akurat dan terpercaya dari responden. Ini dilaksanakan, agar data yang dihimpun serta untuk didistribusikan kepusat merupakan data utuh yang bisa dijadikan pedoman sebagai potret realita perekonomian masyarakat Pessel.

Kegiatan pendataan yang dilakukan seluruh wilayah bangsa indonesia tersebut, terang Alfianto, akan mencakup semua aktivitas ekonomi terkecuali pertanian. Hal ini sangat krusial bagi pemerintahan pusat, sebab dengan hasil SE 2016 nanti, tentu akan memperoleh potret utuh perekonomian bangsa sebagai landasan penyusunan kebijakan dan perencanaan pembangunan nasional maupun regional.

Disebutkannya, sebanyak 298 tenaga sebagai mitra petugas lapangan SE2016 akan siap dan segera diberikan pembekalan atau pelatihan menjelang akhir maret 2016 menyangkut tentang tatacara menyensus perekonomian warga Pesisir Selatan.

“Sebelumnya ada 1.324 pelamar. Setelah seleksi dan wawancara yang lolos serta disesuaikan dengan kebutuhan SE 2016 ini 298. nah mitra kita ini, nanti akan menyebar ke 15 kecamatan yang ada dipessel, dan setiap kecamatan jumlah mereka akan bervariasi tergantung pada kuantitas masyarakat disuatu tempat. Untuk pelatihan nanti akan kita berikan selama empat hari berturut-turut menjelang akhir Maret” sebutnya.

Selain itu, ia juga menerangkan bahwa tingkat angka kemiskinan di daerah Pessel sudah mengalami penurunan dari tahun ke tahun. Itu dibuktikan dengan adanya persentase perubahan data secara makro dari 6, 84 % (2013) menjadi 7, 82 % (2014).

Namun di sisi lain, sambungnya, yang membuat masyarakat Pesisir Selatan masih memiliki rakyat miskin tak lain dari mayoritas mata pencaharian sebagai petani dan pada umumnya mereka juga tidak berhasil secara produktifitas. “Mayoritas penduduk kita di sini bekerja sebagai petani, namun ini bersifat terbalik. Artinya, hasil produktifitas tani menurun padahal penduduknya banyak menyandarkan kehidupan pada sektor pertanian, tapi secara garis besar khusus pessel sudah ada perbaikan ekonomi” tukasnya.

NIKO

Lebih Lengkap, Baca Lebih Dekat:

Edisi 12/Th. III/22-28 Februari 2016

Edisi 12/22 - 28 Februari 2016
Edisi 12/22 – 28 Februari 2016
loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Pembangunan Daerah (PPD) Peringkat I Kategori Perencanaan dan Pencapaian Tingkat Kabupaten

Tanah Datar Peringkat I PPD Tingkat Nasional

SPIRITSUMBAR.com – Sejarah besar ditorehkan Kabupaten Tanah Datar di awal bulan suci Ramadhan 1440 H. ...