Kamis , 19 September 2019
Beranda - Berita Pilihan - SD 13 Pulau Punjung Dimamah Sijago Merah

SD 13 Pulau Punjung Dimamah Sijago Merah

Print Friendly, PDF & Email

SPIRITSUMBAR.com, Dharmasraya  – Sijago mengamuk di siang bolong SD 13 Pulau Punjung, Nagari IV Koto Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya, Provinsi Sumatera Barat, Selasa (10/9/2019).

Kebakaran terjadi  saat pelajar SD 13 Pulau Punjung di daerah Jorong Simpang Pogang.

Akibat peristiwa tersebut tiga ruangan ludes, termasuk ruangan kepala sekolah. Untung saja tidak korban jiwa. Sampai berita ini dihimpun kerugian di taksir ratusan juta rupiah.



Saat di temui awak media, Warsidi salah seorang guru, mengatakan saat kejadian semua sudah sudah pulang sekolah. “Tidak berapa lama di rumah saya dapat panggilan telpon dari salah seorang warga yang berada di sekitar sekolah ini. Katanya ruangan sekolah terbakar” ujarnya.

Artikel Lainnya

loading…


Mendapat khabar tersebut, dia langsung ke lokasi kejadian. ” Ternyata, memang betul sekali ruangan Kepala sekolah dan Ruangan majelis guru ikut terbakar,” ujarnya.

Dalam ruangan guru ada ruangan yang menyimpan barang sekolah, seperti ijasah serta rapor siswa.  Kemudian komputer serta letop milik guru yang tinggal di rungan tersebut.

Juga ikut terbakar kostum olah raga, kemudian alat alat musik Drumband bersama kostum. “Ini  baru dibeli berapa bulan lalu ikut terbakar juga. Kalau kerugian saat di perkerikan sekitar ratusan juta rupiah termasuk tiga ruangan tersebut,” ujarnya dengan nada sedih.

Sementara itu Kapolres Dharmasraya AKBP Imran Amir, melalui Kapolsek Pulau Punjung Iptu Helmi,SH.di tempat kejadian peristiwa, mengatakan kepada awak media,kebakaran yang terjadi di ke SD 13 Pulau Punjung, ada dua ruangan yang terbakar itu.  Diantaranya ruang kepala sekolah dan ruang tata usaha (TU) atau ruangan majelis guru.

“Saat diketahui masyarakat, api sudah membesar dan kami juga melihat kepulan asap dari kejahuan saat sedang melakukan patroli di pasar Pulau Punjung ,” ujarnya.

Dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa “Saat terjadinya kebakaran tidak ada murid dan guru dalam ruangan tersebut, karena murid dan majelis sudah pulang sekolah,” katanya.

Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Namun untuk sementara diduga akibat konsleting arus pendek listrik. Saat ini Penyebab masih dalam penyelidikan dengan meminta keterangan ke pihak sekolah dan masyarakat sekitar,” kami mengimbau kepada masyarakat, apabila meninggalkan rumah,lihat posisi kompor apa sudah mati. Kemudian cok listrik apa sudah dicabut,” ujarnya.



“Kunci rumah,untuk menjaga supaya tidak terjadi kebakaran serta kemalingan dan bersama sama menjaga ke amanan di sekitar kita,” ujar Kapolsek Pulau Punjung Iptu Helmi,SH. (Eko)

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Perkuat Kewenangan DPD RI Dengan Politik Hukum

SPIRITSUMBAR.com, Jakarta – Kewenangan DPD RI dalam sistem ketatanegaraan Indonesia dapat diperkuat dengan politik hukum, ...