Beranda - Berita Pilihan - Sawahlunto Sikapi Kabut Asap
Shalat Istisqa di Sawahlunto
Shalat Istisqa di Sawahlunto

Sawahlunto Sikapi Kabut Asap

Print Friendly, PDF & Email

Deri Asta : Diminta Masyarakat Lebih Waspada

SPIRITSUMBAR.com, Sawahlunto – Menghadapi kabut asap yang semakin pekat, Pemko Sawahlunto melakukan berbagai upaya. Diantaranya dengan menggelar sholat Istisqo di lapangan ombilin pada jumat 20 Sep 2019. Usai sholat Pramuka Kwarcab Sawahlunto membagikan Masker Gratis sebagai kegiatan bakti kepada masyarakat kota ini.

Sekretaris Kwarcab kota Sawahlunto Ritu Karianto menyatakan kegiatan ini melibatkan anggota Pramuka Peduli Penanggulangan Bencana dan para utusan pramuka Gugus Depan Penegak membagikan sebanyak 1.490 masker di beberapa titik.

Sementara itu Pemko Sawahlunto juga telah meliburkan sekolah TK dan SD sejak jumat (20/9/2019) untuk meminimalisir dampak kabut asap.

Walikota Deri Asta juga menghimbau masyarakat untuk lebih waspada menjaga kesehatan terutama anak-anak yang lebih rentan terpapar cemaran kabut asap.

Deri juga menginstruksikan Dinas Kesehatan untuk lebih waspada dan bergerak cepat membagikan masker terutama kepada anak sekolah. “Usahakan tidak banyak melakukan aktifitas di luar ruangan, apabila terpaksa keluar, sebaiknya gunakan masker dan jangan lupa perbanyak minum air putih” himbau Walikota.
Ia juga meminta masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran sampah sehingga tidak menambah kepekatan kabut asap.

Yasril Kepala Dinas Kesehatan Kota Sawahlunto mengungkapkan pihaknya sejak jumat pagi (13/9/2019) telah bergerak membagikan masker kepada anak di sekolah-sekolah.

Dari 16.000 masker yang diadakan Dinas Kesehatan, sekitar 10.000 masker telah dibagikan terutama ke sekolah-sekolah.

Selain Dinas Kesehatan, masker juga disediakan oleh BPBD Sawahlunto sebanyak 20.000 pcs, ada juga pihak LSM dan organisasi non pemerintah yang turut peduli. Pihaknya juga memberikan masker kepada masyarakat yang membutuhkan melalui Puskesmas. Pengukuran kadar cemaran kabut asap terus dipantau oleh Dinas Lingkungan Hidup.(rni)

Video Pilihan : Carnaval Songket Sawahlunto

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Selebrasi pemain Timnas U23

Pemain Timnas U19 Segera Berangkat ke Inggeris

Garuda Select akan kedatangan lima pemain baru pada akhir pekan ini di tengah pemusatan latihan ...