Beranda - Headline - Sawahlunto Gratiskan Pakaian Sekolah Siswa Baru

Sawahlunto Gratiskan Pakaian Sekolah Siswa Baru

Print Friendly, PDF & Email

SPIRITSUMBAR.com, Sawahlunto – Agar anak – anak dapat mulai bersekolah dengan biaya yang minim, yang lebih terjangkau oleh semua kalangan, kini Pemerintah Kota (Pemko) Sawahlunto melalui Dinas Pendidikan memberikan bantuan seragam sekolah untuk semua peserta didik baru yang mendaftar untuk tahun ajaran baru 2019/2020.

Untuk mendapatkan bantuan seragam sekolah itu, para pelajar di ‘Kota Arang’ juga tak perlu bersusah payah mengurus pendaftaran. Karena cukup dengan mendaftar sebagai peserta didik baru saja di sekolah tujuan masing – masing.

Maka secara otomatis sudah langsung terdaftar ke Dinas Pendidikan untuk mendapatkan jatah bantuan seragam sekolah tersebut.




Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabid Dikdas) Dinas Pendidikan Sawahlunto, Rafki Rusdian menyebutkan semua peserta didik baru yang mendaftar paling lambat Senin, 08 Juli 2019 mendatang maka sudah dipastikan sudah disediakan jatah seragam sekolahnya. Jika masih ada yang mendaftar di atas tanggal 08 Juli itu maka sudah tidak diakomodir lagi.

loading…


Lebih lanjut, Rafki menyampaikan, bantuan seragam sekolah yang diberikan ini, adalah seragam sekolah putih – merah (untuk SD/MI), seragam putih – biru (untuk SMP/MTs), seragam tenun songket dan seragam pramuka. Khusus bagi pelajar perempuan, juga langsung dalam paket seragam itu disediakan jilbab.

“Jadi tidak perlu lagi orang tua pelajar di Sawahlunto ini mengeluarkan biaya untuk seragam sekolah yang dipakai anak – anak di hari Senin, Selasa, Rabu dan Kamis. Kecuali ada untuk seragam tambahan lain, seperti seragam olahraga, memang belum bisa kita bantu,” ujar Rafki.

loading…


Sementara, terkait bahwa hanya pelajar SD/MI dan SMP/MTs saja yang dibantu oleh Pemko menyediakan seragam sekolahnya, dijelaskan oleh Kepala Dinas Pendidikan Sawahlunto, Asril bahwa hal tersebut dikarenakan untuk pengelolaan SMA/MA itu dibawah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat.

Selain dikarenakan memang anggaran terbatas.

Peserta didik baru di tahun ajaran baru 2019/2020 ini pada SD/MI sekitar 1.300 pelajar. Sementara pada SMP/MTs adalah sekitar 1.148 pelajar.

“Data ini kita landaskan pada jumlah pelajar yang tamat dari TK dan SD” kata Rafki.

Walikota Deri Asta mengatakan, dengan bantuan – bantuan seperti itu, diharapkan tidak ada pelajar Sawahlunto yang terkendala untuk bersekolah karena biaya membeli seragam dan lainnya.


“Kita upayakan, orangtua saat anak – anak mau masuk sekolah, tidak lagi dipusingkan biaya beli – beli baju segala macam” kata Deri.

“Jadi para orang tua, tak ada alasan terkendala biaya untuk menyekolahkan anak. Jika terkendala, sampaikan ke sekolah, ke Dinas Pendidikan, nanti kita upayakan bersama mencari solusinya. Seperti dari CSR Bank Nagari kemaren, itu disediakan untuk membantu pelajar dari keluarga kurang mampu yang terkendala biaya,” ujar Walikota berusia 45 tahun itu.(rni)

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Maju di Pilgub Sumbar, Irjen Fakhrizal Trending Topics di RDP

Kapolri : Harus Diganti, Itu Obatnya SpiritSumbar.com, Jakarta – Majunya Irjen Pol Fakhrizal sebagai Bakal ...