Beranda - Headline - Sakit Hati, Dedi Bunuh Nenek dan Tusuk Isteri Lima Lubang
Anggota Polres Pessel memperlihatkan Dedi pelaku pembunuh nenek dan melukai isterinya (foto: Niko - Spirit Sumbar)
Anggota Polres Pessel memperlihatkan Dedi pelaku pembunuh nenek dan melukai isterinya (foto: Niko - Spirit Sumbar)

Sakit Hati, Dedi Bunuh Nenek dan Tusuk Isteri Lima Lubang

Print Friendly, PDF & Email

Spirit Sumbar – Setelah berbuka puasa, Dedi (27) warga Koto, Kenagarian Painan Selatan, Kecamatan IV Jurai, Pesisir Selatan,  menghabisi nyawa nenek istrinya, Imun (60) Minggu, (12/6/2016).

Peristiwa pembunuhan dan penusukan isteri yang hamil 4 bulan itu terjadi  di Kampung Sungai Putiah, Kenagarian Gurun Panjang Selatan, Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat.

Istrinya, Mutiara, (16) yang masih hamil empat bulan juga ikut mengalami luka berat dengan lima tusukan pisau di bagian dada dan perutnya. Hingga kini, Mutiara yang biasa dipanggil Tiara masih mendapatkan pengobatan intensif di RSUP M Jamil Kota Padang,  Sumatera Barat. Sementara, Imun meninggal ditempat dengan jumlah delapan tusukan pisau dibagian perut.

Raisa (5) cucu korban mengatakan pembunuhan itu dilakukan oleh Dedi. Ia mengaku melihat tersangka langsung lari dan bersembunyi dibagian belakang rumah dekat tumpukan lobrik usai melakukan pembunuhan. “Dedi mambunuah, ia manyuruak di belakang lobrik (Dedi membunuh, ia bersembunyi di belakang tumpukan hollow brick),” terang Raisa dirumah kediaman duka.

Evy, ( 35) Mertua tersangka menuturkan bahwa dirinya sama sekali tidak mengetahui kejadian naas itu begitu keji dilakukan sehingga ia kehilangan orang tua yang dicintai. Selama ini, katanya tersangka tinggal dan bekerja di Perawang, Pekan Baru.

“Saya tidak tahu kalau ia sudah pulang dari Perawang. Tapi karana anak saya Raisa, mengatakan kepada saya bahwa Dedi telah pulang dan membunuh nenek” ujar Evy saat dikunjungi ke rumahnya.

Ditempat terpisah, tersangka mengaku melakukan pembunuhan lantaran sakit hati kepada sang istri dan mertua. Akan tetapi tersangka salah membunuh, justru nenek istrinya sendiri. Sebab waktu kejadian berlangsung keaadaan gelap dan lampu listrik di rumahnya mati.

“Ya,  saya sakit hati sama mertua dan istri saya. Mereka terus menjelek-jelekan saya” katanya di kantor Kepolisian Resort (Polres) Pesisir Selatan, Senin (13/6/2016).

Dedi yang baru membina kehidupan rumah tangga selama tujuh bulan dengan Mutiara, menjelaskan kronologis persitiwa satu demi satupada Spirit Sumbar. Dia mengaku, sebelumnya, ia bersama istri hidup memadu kasih di rantau orang, di Perawang, Provinsi Riau.

Selanjutnya: Isteri Doyan Facebook, Suami Main Bunuh

[ 1 ]   [ 2 ]   Selanjutnya

Terbit Tiap Senin

cover Edisi 23 (Terbit Tiap Senin)
cover Edisi 23 (Terbit Tiap Senin)
loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Saudi Arabia vs Malaysia di Piala Asia 2018

Saudi Arabia Kalahkan Malaysia di Laga Pertama Grup D

Spiritsumbar.com – Saudi Arabia berhasil meraih kemenangan pada laga pertama mereka di Grup D gelaran ...