Beranda - Headline - Rekruitmen Pengawas Pemilu Masih Transparan
Adrian Tuswandi
Adrian Tuswandi

Rekruitmen Pengawas Pemilu Masih Transparan

Print Friendly

Spiritsumbar.com | Padang – Masa rekruitmen calon pengawas Pemilu sudah datang. Untuk Panwaslu kabupaten dan kota tinggal satu tahapan lagi, yaknk fit and propertest oleh Bawaslu Sumbar. Sementara hari ini sudah dibuka pendafaran calon Calon Bawaslu Sumbar.
Artikel Lainnya

loading…


Komisi Informasi Sumbar turut memantau pelaksanaan rekruitmen calon pengawas Pemilu baik tahalan seleksi di Panitia Seleksi maupun proses akhir.

“Dari pantauan Komisi Informasi Sumbar, Pansel Panwaslu kota dan kabupaten telah bekerja sesuai asas keterbukaan informasi publik,”ujar Komisioner KI Sumbar, Adrian Tuswandi, di ruang kerjanya Jalan Sawo Purus V Padang, Senin (24/7/2017).

Menurut Adrian Pansel sudah bekerja maksimal, terbukti sampak siang ini tidak ada pengaduan dari calon yang gagal mempertanyakan soal keterbukaan dari Pansel. “Tidak ada pengaduan, berarti Pansel sudah bekerja sesuai semangat keterbukaan yang diatur oleh UU 14 Tahun 2008,”ujarnya.

Sedangkan tentang rekruitmen calon anggota Bawaslu Sumbar, Adrian yakin Pansel akan mencermati soal proses terbuka.

“Pastilah karena Pansel diisi oleh individu profesional yang sangat pro dengan transparansi publik, siapa yang tidak kenal kredibilitas Pak Otong, Pak Zul Efendi, Pak Asrinaldi dan Pak Feri Amsari, sehingga itu KI optimis proses seleksi Bawaslu Sumbar,”ujar Adrian.

Sedangkan untuk peminat KI Sumbar memastikan akan melimpah, sehingga persaingan menjadi calon terpilih ketat. “Untuk menghidari kecurigaan seleksi maka transparansi sangat penting,”ujar Adrian.

Disebut sebutnya Adrian kan maju pada seleksi Bawaslu, kepada wartawan dia membantah. “Tidaklah, saya masih terikat kontrak moral di KI Sumbar sampai 2018, dan bukan tipe saya disersi saat tugas,”ujarnya.(erwan)
Editor : Saribulih

Baca juga:

loading…


Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Penemuan Sosok Mayat Gegerkan Warga Timpeh

Spiritsumbar.com, Timpeh – Warga Jorong Pinang Makmur Kanagarian Tabek Kecamatan Timpeh Kabupaten Dharmasraya, digegerkan dengan ada ...