Beranda - Headline - Raskin Berujung Pidana, Penahanan Darlina Ditangguhkan
Darlina bersama kuasa hukumnya
Darlina bersama kuasa hukumnya

Raskin Berujung Pidana, Penahanan Darlina Ditangguhkan

Print Friendly, PDF & Email

SPIRITSUMBAR.com – Darlina (53) panggilan Lina warga Jorong IV Koto Kinali, Kecamatan Kinali, Kabupaten Pasaman Barat yang terlibat cekcok dengan Seketaris Nagari Persiapan IV Koto Kinali, Dafit Fernando (29) saat pemberian beras untuk warga miskin (raskin) kamis 22/11/2018 yang berujung pidana akhirnya di tangguhkan penahanannya oleh Kapolsek Kinali.

“Benar, tersangka ditangguhkan penahanannya pada Kamis (29/11/2018) pukul 22.20 Wib. Darlina malam itu dijemput pihak keluarga ke ruang tahanan Polres Pasaman Barat karena ia dititipkan di Polres Pasbar. Penangguhan itu setelah berkoordinasi dan arahan dari Bapak Kapolres, atas pertimbangan, tersangka Darlina kita tangguhkan penahanananya dengan jaminan anaknya serta tokoh masyarakat,” sebut Kapolsek Kinali AKP Syaiful Zubir SH, MH, pada awak media, Jumat (30/11/2018).

Penangguhanan Darlina itu, disambut suka cita dan rasa syukur yang mendalam oleh pihak keluarga serta para kuasa Hukumnya.

“Atas nama ibu dan keluarga, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu proses penangguhan ibu kami,” Ucap Tety anak tertua Darlina.

Sementara itu, Kasmanedy kuasa hukum Darlina mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Pasbar AKBP. Iman Pribadi Santoso dan Kapolsek Kinali AKP Syaiful Zubir yang telah menangguhkan penahanan Darlina.

kasus yang menjerat janda miskin tersebut menurut keterangan polisi murni karena dugaan penganiayaan bersama-sama terhadap Seketaris Nagari Persiapan IV Koto Kinali, Dafit Fernando.

Seperti yang di beritakan sebelumnya, pada Kamis 22 November 2018 sekira pukul 10.30 WIB yang bertempat di Kantor Wali Nagari Persiapan IV koto Jorong IV Koto Kecamatan Kinali telah terjadi tindak pidana penganiayaan secara bersama- sama yang dilakukan oleh tersangka Lina bersama anaknya Andi terhadap David Fernando

Saat kejadian, Fernando sedang membagikan beras miskin, kemudian datanglah Darlina sambil marah marah lalu memukul Fernando dengan batu sekuat tenaga. Atas kejadian tersebut Fernando mengalami luka robek sepanjang 3 sentimeter di bagian pelipis kiri, sementara punggung memar. Kemudian Fernando melaporkan ke Polsek Kinali untuk diproses secara hukum.(Af)

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Khatam Bukan Berhenti Baca Al Quran

SPIRITSUMBAR.com – Membaca dan memahami Qur’an sangat perlu sekali Wakil Bupati Dharmasraya, H. Amrizal Dt ...