Beranda - Berita Pilihan - Pusat Kirim APD untuk Sumbar
APD dari Satuan Tugas Pusat
APD dari Satuan Tugas Pusat

Pusat Kirim APD untuk Sumbar

Print Friendly, PDF & Email

Spiritsumbar.com, Padang – Keluhan minimnya Alat Pelindung Diri (APD) bagi petugas medis di Sumatera Barat (Sumbar) mulai teratasi.

Apalagi berbagai komponen masyarakat bahu membahu untuk memenuhi kebutuhan yang amat vital bagi petugas medis tersebut.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat, Selasa (7/4/2020) siang juga menerima bantuan Alat Pelindung Diri (APD) sebanyak 7 ribu set dan masker sebanyak 35 ribu buah dari BNPB Pusat. Bantuan diterima Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit, yang rencananya akan disalurkan ke rumah sakit rujukan.



Bantuan dari Gugus Tugas Pusat, dikirimkan dari Lanud Halim Perdanakusumah Jakarta menggunakan Pesawat Hercules TNI dan pukul 14.00 WIB tiba di Pangkalan Udara Sutan Sjahrir Padang.

“Hari ini bantuan APD kita terima, segera kita distribusikan secara proporsional untuk rumah sakit daerah di 19 kabupaten kota termasuk rumah sakit rujukan yang ada di provinsi Sumbar sesuai kebutuhan,” kata Nasrul Abit.

Menurut Nasrul Abit, dengan adanya kelengkapan APD ini diharapkan bisa membantu petugas kesehatan yang berada di garda terdepan dalam penanganan virus Corona.

“In Syaa Allah bisa membantu petugas-petugas kita yang saat ini berjibaku menyelamatkan para pasien. Karena mereka lah yang bertugas agar Covid-19 tidak tertular lebih banyak lagi ke masyarakat. Salah satu tantangannya adalah petugas yang memastikan mereka tidak terpapar atau tidak,” sebutnya.

Dijelaskan Wagub Sumbar, APD tersebut sangat penting. Digunakan khusus terutama untuk tenaga kesehatan yang melakukan perawatan serta pelayanan di rumah sakit.

“Alhamdulillah sudah dibantu oleh pemerintah pusat. APD nya belum kita buka, semoga ini bermanfaat bagi kita semua,” ujarnya. (Salih)



 

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Camat Sungai Tarab saat meninjau kesiapan objek wisata Duo Bidadari

Jelang New Normal, Sungai Tarab Gali Potensi Duo Bidadari

Spiritsumbar.com, Tanah Datar – Masa pendemi Covid-19 sudah akan memasuki masa Normal Baru. Dimana aktivitas ...