Beranda - Info Terkini - PT JAPFA Diduga Buang Limbah Sembarangan
ayam buras - ilustrasi

PT JAPFA Diduga Buang Limbah Sembarangan

Print Friendly, PDF & Email

Spirit Sumbar – Perusahaan yang bergerak dibidang peternakan ayam buras PT.JAPFA yang berlokasi di kecamatan Kayu tanam diduga melakukan pembuangan limbah industrinya tidak sesuai dengan peraturan sehingga LSM BPI dan DPRD Padang Pariaman melakukan tinjauan lapangan ke wilayah Kapalo Hilalang kecamatan Kayu Tanam Rabu (5/1)

Diawali dengan laporan masyarakat kepada LSM Badan Penyelidik Independent dan DPRD Padang Pariaman dimana disekitar pabrik JAPFA, dikeluhkan dengan pembuangan limbah ke sungai dan masyarakatpun merasakan gatal-gatal.

Dalam tinjauan lapangan tersebut ketua LSM BPI Maryono dan Paprofil SH anggota DPRD Padang Pariaman melihat ada beberapa kecurigaan saluran limbah di lima lorong pembuangan milik Pabrik Japfa berwarna hitam.

Namun dalam investigasi LSM BPI sumbar dan rombongan ini, hanya bertemu dengan Budi pengawas pabrik Japfa sekaligus menerima kedatangan mereka dan terjadilah tanya jawab.

Dalam investigasi LSM BPI yang memimpin tinjauan lapangan ini, Maryono mempertanyakan tentang kualitas aman air limbah yang dibuang ke sungai dan lokasi pabrik Japfa inipun bukan disini saja dan tersebar di tiga lokasi di Padang Pariaman.

Pengawas PT Japfa Budi hanya melempar pertanyaan ini kepada manager perusahaannya yang tinggal di Padang, dan Maryono berpikir bahwa investigasinya kali ini kurang matang karena harus direncanakan untuk bertemu langsung dengan manager PT. Japfa,” ujarnya kesal.

Perusahaan yang bergerak dibidang peternakan ayam buras ini memang lengkap dengan fasilitas namun tim kami ini tidak diizinkan untuk langsung masuk ke dalam pabrik dan harus menginap satu malam bila mau melihat proses penetasan telur dan pembuangan limbahnya.

Team yang berjumlah 10 orang harus kembali setelah ada diaolog dengan pengawas pabrik, dalam catatan ketua tim LSM BPI bahwa pabriknyapun akan terus kita pantau di tiga lokasi yaitu di Salbutan dan Batang Anai yang juga dekat dengan pemungkiman dan aliran sungai.

Saya yakin ada yang dirahasikan oleh PT. Japfa sehingga manager PT Japfa sendiri susah untuk ditemui dan berjanji untuk melakukan dialog sehingga investigasi kali ini kurang tepat sasaran kata maryono.

FALSANAR

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Dalam Satu Malam, Dua Pengedar Narkoba Diciduk Polres Dharmasraya

SPIRITSUMBAR.com, Dharmasraya – Dalam satu malam anggota Satuan Resnarkoba Polres Dharmasraya, mengamankan dua orang yang ...