Beranda - Covid19 - Prioritaskan Anggaran Darurat Selama Krisis Pandemi Covid-19
Safrizal Za
Safrizal Za

Prioritaskan Anggaran Darurat Selama Krisis Pandemi Covid-19

Print Friendly, PDF & Email

SpiritSumbar.com, Jakarta – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) meminta pemerintah daerah (Pemda) memprioritaskan anggaran darurat selama krisis pandemi Covid-19 sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 20 Tahun 2020 tentang percepatan penanganan corona virus disease 2019  (Covid-19) di lingkungan pemerintah daerah.

Hal tersebutdinyatakan Direktur managemen penanggulangan bencana dan kebakaran Kemendagri Dr. Safrizal Za dalam keterangannya di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Jakarta, Rabu (25/3/2020).

Dalam peraturan yang disebutkan dalam Permendagri Nomor 20 Tahun 2020, ada delapan jenis belanja darurat seperti sandang, pangan, papan, obat-obatan, air bersih, dan kebutuhan-kebutuhan dasar lainnya.


Artikel Lainnya

loading…


“Terdapat delapan jenis belanja darurat yang dapat dilakukan sesuai Permendagri 20 tahun 2020, yakni sandang, pangan, papan, obat-obatan, air bersih, dan kebutuhan-kebutuhan dasar,” ujar Safrizal.

Baca : Aparat Polres Pasbar Semprot Sejumlah Ruas Jalan

Perlu diketahui bahwa Permendagri tersebut tidak secara khusus membahas alokasi dana untuk belanja terkait situasi darurat Covid-19. Namun terkait belanja tidak terduga, peraturan itu mengatakan Pemda dapat menggunakan dana hasil dari penjadwalan ulang capaian pogram tahun anggaran berjalan, atau memanfaatkan uang kas tersisa sebagaimana tercantum dalam pasal 4 ayat 2.

Baca :  Pulang dari Bogor, Mahasiswa Asal Dharmasraya PDP Virus Corona

“Memang bagi pemda memiliki dana darurat atau dana belanja tidak terduga, tiap daerah memilikinya dengan besaran dana yang bervariasi,” tambah Safrizal.

Selanjutnya Safrizal juga mengatakan realokasi anggaran pemerintah daerah dapat dilakukan dengan membatasi kegiatan-kegiatan yang tidak penting, seperti perjalanan dinas dan pertemuan-pertemuan yang seharusnya juga dihindari sebagai bentuk upaya pencegahan, sehingga dana yang tersedia dapat digunakan untuk kebutuhan belanja darurat. (Salih/rel)

Baca : Positif Virus Corona di Indonesia Bertambah 105 Orang, Ini Sebarannya



 

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

AA LaNyalla Mahmud Mattaliti

Penyebaran Virus Corona Makin Masif, DPD RI Fokus Kawal Kebijakan di Daerah

SpiritSumbar.com, Surabaya – Ditengah situasi yang serba mendesak ini, DPD sebagai wakil daerah lebih memilih ...