Beranda - Fokus - Polres Sijunjung Beri Santunan Pada Warga Cacat dan Janda

Polres Sijunjung Beri Santunan Pada Warga Cacat dan Janda

Print Friendly, PDF & Email

Spiritsumbar.com – Warga Cacat dan Janda di Nagari Palaluar Dapat Santunan dari Polres Sijunjung. Hal ini patut diteladani jiwa kepedulian dari Kapolres Sijunjung, Propinsi Sumatera Barat, AKBP Haji Imran Amir, SIK,MH. Ternyata tak hanya sebagai pengayom dan pelindung masyarakat, tapi mantan Tipikor Polda Sumbar ini juga punya jiwa kepedulian terhadap masyarakat.

Tak percaya? Lihat saja, saban hari ia selalu berbagi rezeki pada warga kurang mampu dari anggaran kocek pribadinya. Tak terhitung entah sudah berapa ia mengeluarkan bantuan demi rasa ingin berbagi pada warga kurang mampu di wilayah hukum Polres Sijunjung.

Hebatnya lagi, bantuan yang diserahkan melalui jajaran Polsek-Polsek yang ada di wilayah hukum Polres Sijunjung. Bantuan itu diberinama Program Bantuan Polres Sijunjung.

“Yang jelas kita saling berbagi rezeki, terutama terhadap warga kurang mampu yang ada diwilayah hukum Polres Sijunjung,”kata Imran Amir pada awak media suatukali. Bantuan sang kapolres itu diserahkan para bhabinkamtibmas dan kapolsek-kapolsek.

Misalnya saja pada Sabtu (5/5/2018) siang, melalui Polsek Koto VII, Kapolres Sijunjung kembali memberikan bantuan pada warga kurang mampu dan cacat serta janda di Nagari Palaluar, Kecamatan Koto VII.

Kegiatan pemberian bantuan Tali Asih dari Kapolres Sijunjung kepada warga yang kurang mampu di Nagari Palaluar itu dilakukan oleh Kapolsek Koto VII AKP Haji Suyanto, Kanit Provost Sek Koto VII, Aiptu Faisal Jamil , Bhabinkamtibmas Nagari Palaluar, Bripda Ilda dan di dampingi oleh Walinagari Palauar Dasril dan kepala Jorong Bungo Nagari Palaluar.

Warga yang menerima bantuan Tali Asih Kapolres Sijunjung itu, terdiri dari; Baidar, 75 tahun (menderita buta mata), Sa’at, 78 tahun (mengalami buta mata), Yulidar, 73 tahun (janda dan aktif dalam kegiatan di masjid), Nurmis, 70 tahun (janda) dan Nurmai, 75 tahun (lumpuh).(eko)

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Pemkab Muara Enim belajar e-warung

Muara Enim Pelajari e-Warung Pemko Padang

SPIRITSUMBAR.com – Pemerintah Kota (Pemko) Padang kembali menjadi acuan bagi pemerintah daerah di Indonesia. Kali ...