Beranda - Headline - PN. Muaro Lakukan Tes Urine, Ini Hasilnya
Presiden Joko Widodo memperhatikan barang bukti narkoba yang berhasil diamankan
Presiden Joko Widodo memperhatikan barang bukti narkoba yang berhasil diamankan

PN. Muaro Lakukan Tes Urine, Ini Hasilnya

Print Friendly

Spiritsumbar.com, Muaro Sijunjung – Untuk membuktikan dijajaran yudikatif tidak terkontaminasi oleh narkoba, maka Pengadilan Negeri (PN) Muaro bekerjasama dengan BNNK yang membawahi Kab. Sijunjung, Dharmasraya dan Kota Sawahlunto melakukan tes urine, Senin (16 /10/2017).

Tes urine dilakukan dari unsur pimpinan/ketua sampai pegawai honor di PN Muaro yang berjumlah 33 orang. Hadir mewakili Bupati Sijunjung Staf Ahli Bupati Drs. Yahrial, MM dan Kakan Kesbang-Pol Kab Sijunjung Drs. Yunani, SE, M.Si.
Artikel Lainnya

loading…


Penyelenggaraan test urin  mengacu SK Dirjen Badan Peradilan Umum Nomor: 688/DJT/KP.OS.I/7/2007 tertanggal 31 Juli 2007 oleh  Herri Swantoro. Dari proses test urin  33 orang tersebut termasuk Ketua PN Muaro Rendra Zoyar Dharma Putra, SH, M.H negatif dari narkoba.

Humas PN. Muaro Satrio Budiono, SH, M.Hum ketika mendampingi Wakil Ketua PN. Muaro Rios Rahmanto, SH, M.Hum mengatakan, jajaran Yudikatif PN. Muaro menyelenggarakan tes narkoba. Penyelenggaraannya atas dasar amanah Dirjen Badan Peradilan Umum. Jadi setiap PN baik di kabupaten/kota wajib melakukannya.

“Kita sangat malu kalau seorang hakim atau dijajaran PN, terkontaminasi narkoba. Itu sama hal melecehkan kelembagaan ini dan resikonya dipecat,” ujar Satrio Budiono.

Hadir dalam kegiatan ini Ketua BNNK Guspriadi, Kasi Penindakan  BNNK, Muryanto dan anggota BNNK lainnya.

Sementara Waka PN. Muaro Rios Rahmanto mengatakan, rentannya peredaran narkoba di negara ini mata rantainya sangat kuat. Maka harus selalu waspada dan mawas diri dan super hati-hati jangan sampai terlengah.

“Kita menyadari bahaya narkoba   efek negatifnya sangat luar biasa .Untuk itu harus bagaimanapun harus   menjahui serta menyatakan perang terhadap narkoba!. Jangan sampai kita lengah masuk dalam lingkaran bermain api di lautan narkoba karena dampaknya dari kacamata hukum pidananya sangat berat. Dari hukuman diatas 5 tahun sampai seumur hidup bahkan hukuman mati,” ujarnya.

Dia menghimbau kepada orang tua, agar dalam pergaulan sehari-hari anak-anak kita yang mulai menginjak SMP harus dikontrol diawasi pergaulannya. Memang luar biasa para sindikat/pengedar narkoba  bagaimanapun caranya si pengedar narkoba itu selalu bergentayangan mencari mangsa. Baik  dari kota sampai pelosok desa.

Kewaspadaan kita demi kebaikan masa depan anak-anak kita, salah satu landasannya adalah kebangkitan didikan moral. Jangan sampai terbawa  arus narkoba yang sangat menyengsarakan generasi bangsa. “Alangkah indahnya menikmati hidup ini tanpa tekontaminasi narkoba dan tabu terhadap narkoba,” ujarnya.

Kepala BNNK Guspriadi tentang masalah narkoba, dengan suatu gambaran yang sangat jelas dan riel. Andaikata seseorang itu pada awalnya tak tahu menahu tentang nerkoba. Dalam pergaulannya mungkin oleh temannya atau orang lain, biasa aja terjadi  diberikan minuman kaleng, atau jenis gula-gula atau yang lainnya ada unsur narkobanya.

Dari reaksi pertama yang namanya dicoba, akhirnya ketagihan setelah merasakan flay. Lantas sipemberi narkoba awal mula, tersenyum penuh kemenangan, tambah satu korbannya. Sementara orang/anakyang mengkonsumsi narkoba tersebut kan sudah menjadi ketagihan.

Dia tak mau tahu dengan jalan apa dan bagaimana caranya bisa mendapatkan oba-obatan jenis narkba tersebut. “Tentu akan menjurus keranah kriminal yang awalnya kecil-kecilan, lalu berkembang seperti bunga teratai.

Ada juga ketergantungan pada orang yang pertama memberikan narkoba tersebut. Pucuk cinta ulampun tiba, akhirnya jadilah dia sang pengedar. Menjadi pegedar awal bukan karena mendapatkan uangnya untuk membel narkoba, tetapi bagaimanapun bisa mendapatkan narkoba dan dengan capa apapun dan sudah tergigit lidah dengan orang yang memberikan narkoba pada awalnya.



Bahkan ada pressur dari si pemberi awal tersebut dengan kata lain, saya bisa memberikan lagi untuk kebutuhan yang satu ini kepada anda. Tetapi dengan syarat sebagai pengedar/menjualkan barang haram ini.Inilah salah satu modus operandi seseorang menjadi terjerat dan menjadi  si pengedar narkoba,modus yang lain juga buaanyaak!, kata Guspriadi.

Salah satu catatan dari kegiatan tes urine di PN.Muaro,seluruh jajarannya mendeklarasikan dengan sebuah komitmen “Perang Terhadap Narkoba!”, dimanapun dan kapanpun. (RIYON)

Editor : Saribulih

Baca juga:

loading…


Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Penemuan Sosok Mayat Gegerkan Warga Timpeh

Spiritsumbar.com, Timpeh – Warga Jorong Pinang Makmur Kanagarian Tabek Kecamatan Timpeh Kabupaten Dharmasraya, digegerkan dengan ada ...