Beranda - Headline - Pilkada Padang, Mahyeldi Pilih Berpasangan Dengan Hendri Septa
Pasangan Mahyeldi - Hendri Septa yang bakal maju di Pilkada Padang 2018
Pasangan Mahyeldi - Hendri Septa yang bakal maju di Pilkada Padang 2018

Pilkada Padang, Mahyeldi Pilih Berpasangan Dengan Hendri Septa

Print Friendly

Spiritsumbar.com, Padang – Di saat partai lain masih sibuk menentukan pasangan, diam diam Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Amanat Nasional (PAN) telah membangun koalisi dalam menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018.
Artikel Lainnya

loading…


Malahan, PKS dan PAN telah memenuhi syarat koalisi untuk mengusung petahana Mahyeldi dan Ketua DPD PAN Padang, Hendri Septa untuk maju dalam Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Padang dalam Pilkada serentak tahun 2018.

Kepastian berkoalisinya PKS dan PAN tertuang dalam Surat Keputusan DPP PKS nomor 69/SKEP.DPP-PKS/1439 tanggal 24 November 2017. Tentang Calon Walikota dan/atau Wakil Walikota Padang Periode 2018 – 2023. Dalam SK yang ditandatangi Presiden PKS Mohammad Sohibul Iman dan Sekjen Mustafa Kamal tersebut memutuskan Calon Walikota Mahyeldi dan Calon Wakil Walikota Hendri Septa.

Empat hari berikutnya giliran DPP PAN yang mengeluarkan SK Persetujuan Pasangan C alon Walikota dan Calon Wakil Walikota Padang. Surat dengan nomor PAN/A.Kpts/KU-SJ/118/XI-2017 tanggal 28 Nopember 2017 ditandatangi Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan Sekjen Eddy Soeparno itu memutuskan Mahyeldi berpasangan dengan Hendri Septa.

Dengan adanya putusan ini, otomatis Mahyeldi dan Hendri Septa merupakan pasangan pertama yang memenuhi syarat untuk maju dalam Pilkada 2018. Di DPRD Padang, PKS memiliki 5 kursi dan PAN 6 kursi sedangkan syarat minimal untuk maju di Pilkada Padang hanya 9 kursi. (Salih)

Berikutnya>>> Pasangan Mata, Sudah Diprediksi Spirit Sumbar

[ 1 ]   [ 2 ] Selanjutnya

Editor : Saribulih

Baca juga:

loading…


Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Penemuan Sosok Mayat Gegerkan Warga Timpeh

Spiritsumbar.com, Timpeh – Warga Jorong Pinang Makmur Kanagarian Tabek Kecamatan Timpeh Kabupaten Dharmasraya, digegerkan dengan ada ...