Beranda - Pendidikan - Artikel - Pesta Usai Tugas Masih Terbengkalai

Pesta Usai Tugas Masih Terbengkalai

Print Friendly, PDF & Email

Oleh: Yulinda Ningsih ( Guru SMP Negeri 3 Sitiung )

Hari kemerdekaan bangsa Indonesia baru saja kita lewati. Banyak cerita yang sudah kita buat dalam rangka memperingati hari yang paling bersejarah bagi bangsa ini.

Semua lapisan masyarakat ikut serta berpartisipasi dalam memeriahkan HUT RI ke 73 Tahun 2018 ini. mulai dari jorong atau desa sampai pada kota-kota besar. Dari tingkat Pendidikan Anak Usia Dini ( PAUD ) sampai pada Tingkat Perguruan Tinggi.

Peringatan HUT RI ke 73 Tahun 2018 kali ini sangat berbeda bila dibandingkan dari tahun – tahun sebelumnya. Pada sebagian besar daerah yang ada di Indonesia memperingati hari kemerdekaan dengan cara yang berbeda – beda, dan terkesan sangat unik.  Karena jenis perlombaan yang dilakukan sangat beragam dan lebih mengedepankan nilai – nilai kebudayaan yang sudah mulai ditinggalkan oleh masyarakat Indonesia.

Disuatu daerah dimana kepala daerahnya telah membuat sebuah instruksi bagi semua sekolah untuk mengadakan lomba menghias sekolah dengan tema HUT RI ke 73. Hal ini membuat para guru dan siswa sangat bersemangat dan antusias sekali mengikuti kegiatan tersebut.

Semua berlomba – lomba menghias sekolahnya menjadi menarik dan menjadi pemenang.  Bahkan pihak sekolah juga melibatkan para orang tua murid dalam menghias sekolah mereka.

Masyarakat umum juga tidak ketinggalan berparitsipasi dalam memeriahkan HUT RI ke 73 Tahun 2018, dipimpin oleh kepala Desa atau Kepala Jorong.  Mereka bersemangat bersatu padu dan membaur dalam sebuah aktivitas yang memperlihatkan rasa Nasionalisme terhadap Negara Indonesia.

Itulah Indonesia, Negara yang hebat dengan keberagaman suku bangsa, budaya, agama, ras dan profesi. Indonesia negara yang unik.  Keunikan ini bahkan tidak dijumpai dinegara manapun di dunia.

Menurut laman Trubus.id jumlah pulau di Indonesia yang sudah didaftarkan di Perserikatan Bangsa Bangsa ( PBB ) adalah 16.056 pulau. Banyaknya jumlah pulau di Indonesia tercatat dalam Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2017 Tentang kebijakan Kedaulatan Indonesia.

Jumlah pulau yang sangat banyak tersebut membuat bermacam keberagaman dalam masyarakat Indonesia. Sehingga dalam memeriahkan HUT RI ke 73 juga muncul beraneka ragam perlombaan. Mulai dari perlombaan yang bersifat kedaerahan atau tradisional maupun perlombaan yang kekinian atau modern.

Perlombaan menampi beras misalnya, pada umumnya kaum ibu sudah tidak terbiasa lagi dengan aktivitas menampi beras sebelum dimasak. Namun dengan adanya kegiatan HUT RI, maka kaum ibu mulai membiasakan kembali menampi beras sebelum dimasak.

Itulah sekelumit keseruan dari pesta memperingati HUT RI ke 73 Tahun 2018 yang dilakukan oleh masyarakat indonesia setiap tanggal 17 Agustus.

Pesta kemerdekaan memang sudah selesai kita lakukan dengan segala kemeriahan dan suka cita yang tidak terhingga. Namun kita jangan sampai selesai dengan tanggung jawab yang lebih berat lagi. Karena masih banyak pekerjaan yang harus kita lakukan.

Sebagai warga Negara yang baik, sudah menjadi kewajiban kita untuk menjaga dan membela Negara dari berbagai ancaman yang datang. Baik ancaman dari dalam Negara maupun ancaman yang datang dari luar Negara kita sendiri. pasal 27 ayat ( 3 ) UUD 1945 menyatakan “ Setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara”. Pasal 30 ayat ( 1 ) UUD 1945 menyatakan “ Tiap – tiap warga Negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan Negara.”

Ancaman yang sedang dihadapi oleh bangsa Indonesia adalah pengaruh Globalisasi yang berasal dari kebudayaan Barat yang jauh berbeda dengan kebudayaan Timur. Pengaruh tersebut banyak menimbulkan dampak negative bagi semua kalangan masyarakat Indonesia.

Hal itulah yang sering menimbulkan gesekan – gesekan di dalam masyarakat Indonesia.

Pengaruh Globalisasi dapat menimbulkan ancaman yang sangat membahayakan dalam kehidupan bernegara yang berbentuk ancaman terhadap ideology, politik, ekonomi, social budaya, pertahanan dan kemanan Negara.

Desintegrasi bangsa, melalui gerakan-gerakan separatisme berdasarkan sentiment kesukuan atau pemberontakan akibat ketidak puasan salah satu daerah terhadap kebijakan pemerintah pusat. keresahan sosial akibat kesenjangan ekonomi dan ketimpangan kebijakan ekonomi, serta pelnggaran HAM yang menyebabkan huru hara ditengah masyarakat.

Upaya penggantian ideologi pancasila, dengan ideologi lain yang ekstrim atau tidak sesuai dengan jiwa dan semangat perjuangan para pendiri Negara.

Melakukan Kolusi, korupsi dan Nepotisme yang sangat merugikan Negara dan bisa menghambat pembangunan nasional. Kesenjangan ekonomi antara pusat dan daerah. Penyalahgunaan narkoba, pornografi dan porno aksi pergaulan bebas , tawuran dan lain – lain.

Era Globalisasi tidak mungkin bisa kita tolak, namun bisa kita antisipasi agar tidak mempengaruhi kehidupan sosial masyarakat Indonesia. Meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan antar sesama warga negara serta membentengi diri dengan rasa keimanan dan Ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa bisa menjauhkan kita dari pengaruh negative Globalisasi.

Seorang guru punya tanggung jawab yang lebih besar dibandingkan dengan masyarakat umum. Guru sebagai pendidik generasi bangsa harus menanamkan rasa tanggung jawab dan rasa peduli kepada Negara. Materi Bela Negara sebagai salah satu contoh bahwa semua warga Negara mempunyai tanggung jawab dalam melaksanakan tugas menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia ( NKRI )
itulah segenap tugas Warga Negara yang harus di tuntaskan agar ditahun mendatang kita bisa memperingati hari kemerdekaan dengan berbagai kegiatan perlombaan dan kemeriahan yang tidak kalah heboh dan serunya dengan tahun sekarang.

 

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Peduli Lingkungan untuk Kemaslahatan

SPIRITSUMBAR.com – Untuk menumbuhkan kesadaran dan kepedulian masyarakat untuk mencintai lingkungan dan memberikan edukasi bagi ...