Beranda - Berita Pilihan - Perantau Sumanik Sejahterakan Lansia
Kepedulian masyarakat Nagari Sumanik dan perantau untuk mensejahterakan kaum lanjut usia (lansia) – Foto: David/Spirit Sumbar
Kepedulian masyarakat Nagari Sumanik dan perantau untuk mensejahterakan kaum lanjut usia (lansia) – Foto: David/Spirit Sumbar

Perantau Sumanik Sejahterakan Lansia

Print Friendly, PDF & Email

Spirit Sumbar – Musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) Nagari Sumanik Kecamatan Salimpaung dilaksanakan pada tanggal 16 dan 17 Januari 2016. Sebelumnya, juga telah dilaksanakan pra Musrenbang pada 9 dan 10 dibulan yang sama.

Hal ini disampaikan Pj. Wali Nagari Sumanik Ir. Wendra Almasyah Dt. Paduko Mojolelo kepada Wartawan di ruang kerjanya di kantor Wali Nagari Sumanik.

Wendra Almasyah menambahkan bahwa pelaksanaan Musrenbang Nagari Sumanik ini dilaksanakan tanpa menunggu jadwal resmi yang ditetapkan tim pembina Musrenbang Kecamatan dan Kabupaten. “Hal ini mungkin yang menyebabkan tim pembina Kecamatan dan Kabupaten tidak berkesempatan menghadiri acara ini” ujar Wendra.

Namun hal tersebut, ujar Wendra tidak mengurangi semangat perangkat nagari peserta Musrenbang,. Bahkan Musrenbang melahirkan sebuah gagasan brilian dan kesepakatan bersama, dimana masyarakat Nagari Sumanik sepakat untuk menyempurnakan program kegiatan kemasyarakat yang diberi nama Posadaya Sumanik Sehat (PSS).

Menurut Wendra, kegiatan yang berawal pada tahun 2013 ini menunjukan kepedulian masyarakat Nagari Sumanik dan perantau asal Sumanik untuk memperhatikan dan mensejahterakan pada kaum lanjut usia (Lansia) sehingga lebih sejahtera.

Wendra menambahkan para perantau sangat terketuk hatinya ketika mendapati masyarakat lansia yang kurang terurus di Nagari Sumanik, sehingga tokoh perantau asal Sumanik Prof. DR. Ir. Bujang Rustam MS yang merupakan guru besar Fakultas Pertanian UNAND Padang beserta DR. Ir. Erigas Ekaputra MS yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Sumanik (IKS) merangkul para konglomerat Nagari Sumanik di perantauan, seperti Irwan Usman, Aris, H. Marwan, Ir.H. Syofwan Arifin, H. Amris Rahman, Priazman dan Imran Chan dimana kesemuanya adalah pengusaha sukses. Dari bantuan perantau terkumpulah dana sebesar Rp400 juta per tahun. Kemudian bantuan dari IKS lainnya seperti IKS Pakanbaru, Padang, Batusangkar, serta Papua dan beberapa kota lainnya di Indonesia maka terkumpul dana sebesar Rp. 1 Milyar.

Dengan dana itu maka Program Posdaya Sumanik Sehat bisa dilaksanakan yang diawali dengan pembangunan gedung Posdaya berlantai II yang melayani para Lansia dalam bidang kesehatan, seperti membangun ruang rawat inap dilantai II dan ruang pertemuan serta ruang administrasi. “Bahkan Nagari Sumanik dapat bantuan CSR Bank Indonesia Cabang Padang berupa becak motor yang digunakan sebagai alat transpor jemput antar Lansia ke pos layanan kesehatan lansia” pungkas Wendra.

DAVID

Versi cetak, baca: The Public (terbit setiap Senin)

Cover The Public
Cover The Public

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Tim Ramadhan Serahkan Bantuan untuk 75 Masjid dan Musholla

SPIRITSUMBAR.com – Sebanyak 25 Tim Ramadhan Kota Sawahlunto mulai bergerak mengunjungi 75 masjid dan mushola ...