Beranda - Fokus - Peran MGMP Dalam PKB
Harnieti
Harnieti

Peran MGMP Dalam PKB

Print Friendly, PDF & Email

Berkaitan dengan pengembangan diri melaui diklat fungsional, biasanya guru dapat mengikutinya apabila ada panggilan untuk mengikuti diklat. Maka kegiatan yang mungkin dapat diikuti guru secara mudah adalah kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP).

Undang-undang RI Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen mengamanatkan guru untuk memiliki: (1) kualifikasi akademik minimum S1/D-IV; (2) kompetensi sebagai agen pembelajaran yaitu kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional; dan (3) sertifikat pendidik.

Agar guru dapat memiliki kompetensi sebagai agen pembelajaran sebagaimana yang diamanatkan pada undang-undang tersebut di atas, guru harus senantiasa meningkatkan profesionalismenya secara terus menerus melalui berbagai upaya antara lain melalui kegiatan MGMP.

Terbentuknya MGMP diharapkan dapat meningkatkan kinerja guru melalui koordinasi dan jejaring antarkelompok kerja dan musyawarah kerja. Forum-forum tersebut dibentuk pada tingkat kabupaten/kota/provinsi sebagai wadah koordinasi bagi guru mata pelajaran yang sejenis.

Dalam pencapaian tujuannya yaitu meningkatkan kompetensi guru, maka diharapkan MGMP dapat melaksanakan fungsi dan peranya dengan baik. Pengurus MGMP diharpakan mampu menginput segala kebutuhan peserta dalam hal pengembangan profesinya. Hal ini akan terlihat dari setiap program yang disusun MGMP.

Namun permasalahannya dewasa ini masih banyak kita temui di lapangan, bahwa MGMP hanya sebagai tempat untuk mengisi waktu saja bagi guru-guru. Kedatangan mereka di MGMP tidak memiliki tujuan yang jelas, sehingga MGMP sering diplesetkan dengan istilah yang kurang baik. Peserta MGMP kebanyakan tidak memahami akan pentingnya mereka mengikuti kegiatan, apa tindak lanjut yang harus dilakukan setelah mengikuti MGMP.

Dalam mengatasi permasalahan tersebut tentu harus menjadi pemikiran bagi pengurus MGMP, bagaimana menyusun program kegiatan yang betul-betul dibutuhkan oleh peserta. Pada awal pertemuan setiap semester, hendaknya telah terhimpun jenis PKB yang dibutuhkan peserta.

Bertolak dari hal tersebutlah disusun program kerja, agar guru betul-betul merasakan bahwa ia sangat butuh dan mau terlibat secara aktif dalam kegiatan MGMP. Hal ini penting agar setiap peserta merasa rugi apabila tidak menghadiri kegiatan. Peserta harus difasilitasi dengan berbagai hal, diantaranya materi kegiatan yang bermanfaat bagi mereka, sarana yang memadai serta fasilitas lain yang mendukung terlaksananya kegiatan.

Selanjutnya :  Peran MGMP Dalam PKB

Halaman

[ 1 ]   [ 2 ]   [ 3 ]   [ 4 ]

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Harnieti

Peran MGMP Dalam PKB

Oleh: Harnieti (Kepala SMPN 3 Kecamatan lareh Sago Halaban) Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) merupakan pembaharuan ...