Beranda - Headline - Penyanyi Dangdut, Julia Perez Meninggal Dunia
Julia Perez. (fotobucket)
Julia Perez. (fotobucket)

Penyanyi Dangdut, Julia Perez Meninggal Dunia

Print Friendly, PDF & Email

Spiritsumbar.com, Jakarta – Pedangdut, Julia Rahmawati (36) atau terkenal dengan panggilan Jupe (Julia Perez) menghembuskan nafas terakhir, di RSCM Jakarta, Sabtu, (10/6/ 2017).

Menurut informasi yang diberikan oleh adiknya, Nia Anggia melalui istagram @anggitheperez, Jupe meninggal dunia setelah berjuang melawan kanker serviks. Beberapa hari sebelumnya, ia sempat menjalani operasi besar.

Dari Wikipedia, Jupe lahir di Jakarta, 15 Juli 1980 merupakan penyanyi dangdut, model, aktris, presenter dan pesohor berkebangsaan Indonesia. Ia seringkali berpenampilan dan berfoto seksi dan dijuluki “bom seks”.

Perempuan berdarah Sunda-Betawi memulai kariernya di Perancis. Perkenalannya dengan model pria Damien Perez (Yusuf Perez) yang kemudian menjadi suaminya membuka kesempatan awal diripakannya tampil sebagai model majalah FHM dan Maxim di Perancis. Dengan penampilannya dalam FHM dan Maxim, Jupe mendapat nominasi 100 perempuan terseksi versi majalah FHM dan Maxim.

Namanya mulai dikenal setelah ia memerankan beberapa sinetron dan film layar lebar. Pada bulan April 2008, Julia Perez menyatakan terjun ke dunia dangdut. Ia lalu merilis album perdananya yang berjudul Kamasutra. Dalam album tersebut Jupe menyertakan kondom yang diselipkan dalam sampul setiap albumnya. Meski Jupe menyatakan alasan penyertaan kondom dalam setiap albumnya tersebut adalah untuk mencegah penyebaran penyakit HIV/AIDS serta mempromosikan safesex dan Keluarga Berencana (KB), namun banyak pihak yang menilai tindakannya tersebut adalah bentuk tindakan asusila dan dukungan terhadap budaya seks bebas.

Bahkan Menteri Pemberdayaan Perempuan, Meutia Hatta menyatakan secara terang-terangan bahwa tindakan Jupe tersebut bisa diinterpretasikan sebagai dukungan terhadap seks bebas. Akibat dari penampilannya yang seksi serta album Kamasutra yang berbonus kondom, ia banyak dicekal di Indonesia, seperti di Nusa Tenggara Barat, Riau, Palembang, Balikpapan dan Bengkulu.

Pada tahun 2002-2003, Jupe mulai dikenal di Indonesia lewat sinetron Cinta Lokasi, Komedi Nakal, Penjaga Pantai, Lepas Malam, Maafkan Aku, Rahasia Ilahi, Hidayah, Doa, Mimpi Manis, dan Perempuan Teraniaya.

Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PERCASI) mengangkat Jupe menjadi ikonnya. Hal ini ditandai dengan diluncurkannya turnamen “Julia Perez Rapid Chess Open Tournament” di gedung Piramyd BPG, Senayan, Jakarta, Indonesia pada tanggal 5 Oktober 2006.

Jupe juga telah banyak berperan dalam beberapa film layar lebar, antara lain Susahnya Jadi Perawan, Beranak Dalam Kubur dan The Shaman. Pada film Beranak dalam Kubur, ia berperan sebagai setan.

Pada Agustus 2007, Jupe menjadi pembawa acara sepak bola pada pertandingan sepak bola antara Persija dan PSS Sleman di Stadion Lebak Bulus. Ia mengaku menjadi presenter untuk mengobati rasa kangennya dengan suaminya. Menurutnya, banyak pemain sepak bola Indonesia yang ganteng sehingga dapat mengobati rasa kangennya. (*)

Editor : Saribulih

Artikel lainnya:

loading…


Baca juga:

loading…


loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Merdeka Itu Amanah

Oleh : Efnita (Guru SMPN.3 Koto Salak) Tujuh belas Agustus tahun empat lima, itulah hari ...