Minggu , 18 November 2018
Beranda - Pendidikan - Apresiasi - Penghafal Al-Qur’an Bisa Masuk Fakultas Kedokteran
Pawai sambut tahun baru Islam di Agam - Irman Naim/Spirit Sumbar

Penghafal Al-Qur’an Bisa Masuk Fakultas Kedokteran

Print Friendly, PDF & Email

Spirit Sumbar – Pentingnya ilmu agama, disamping memberikan petunjuk dalam berkehidupan, dengan menguasai ilmu agama, juga bisa untuk mempermudah untuk melanjutkan sekolah yang lebih tinggi. Bagi anak yang hafal Al Qur’an saat bisa masuk sekolah kedokteran.

“Seperti anak yang hafiz Al-Qur’an minimal 20 juz, maka ia akan diterima tanpa tes untuk masuk ke Fakultas Kedokteran dan jurusan pendidikan yang tinggi lainnya,” ujar Indra Catri.

Pemberian tersebut, wujud apresiasi yang diberikan oleh pemerintah kepada generasi penerus yang hafiz Al-Qur’an, karena dari hasil penelitian bahwa siapa yang hafiz Al-Qur’an memiliki kemampuan IQ diatas rata-rata yaitu di atas 130. “Penerapan pembelajaran seperti ini, telah kita lakukan jauh hari. Melalui program magrib mengaji, one day one ayat, taharah masjid dan program agama lainnya. Untuk itu, saya sangat mengharapkan bimbingan dari guru-guru mengaji, imam dan gharin, terkhusus kepada para orang tua agar selalu membimbing dan mengawasi anak-anak agar tidak terpengaruh terhadap perkembangan zaman modrenisasi saat ini,” pinta bupati.

Sementara itu, terkait jumlah dana bantuan uang transpor yang diberikan, Kepala Bagian Kesra Zainal Muttaqin, menjelaskan, untuk guru mengaji TP-MDA berjumlah 3.500 orang, masing – masing mendapatkan sebesar Rp600 ribu. Sementara, untuk imam masjid berjumlah 96 orang, diberikan bantuan sebesar Rp1 juta dan untuk garin masjid sebesar Rp1,2 juta dengan jumlah 96 orang.

Menurutnya, bantuan yang diberikan itu baru dibagikan untuk 10 kecamatan yaitu, Malalak, Ampek Koto, Banuhampu, Sungai Pua, Canduang, Ampek Angkek, Tilatang Kamang, Kamang Magek, Baso dan Palupuh. Sementara itu, untuk 6 kecamatan lagi akan dibagikan pada tanggal 17 Oktober 2015, diantaranya Kecamatan Matur, Palembayan, Tanjung Raya, Palembayan, Ampek Nagari dan Tanjung Mutiara. “Total dana bantuan yang kita berikan sebesar Rp2,3 miliar,” akhirnya.

IRMAN NAIM

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Dr. Desmon, (tiga dari kanan) usai menerima piagam penghargaan PIM- 2 dari LAN (foto Ist)

Inovasi Smart Edu Antarkan Desmon Raih Ranking 3 Nasional

SPIRITSUMBAR.com – Dr. Desmon, Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang Panjang, meraih Ranking-3 Diklat Kepemimpinan level ...