Minggu , 23 September 2018
Beranda - Headline - Penggerak Kampung KB dan DPRD Padang Belajar ke DKI
Wakil Ketua DPRD Padang Wahyu Iramana Putra bertukar cendramata saat berkunjung ke Jakarta
Wakil Ketua DPRD Padang Wahyu Iramana Putra bertukar cendramata saat berkunjung ke Jakarta

Penggerak Kampung KB dan DPRD Padang Belajar ke DKI

Print Friendly, PDF & Email

Spiritsumbar.com – Anggota DPRD Kota Padang merasa perlu melakukan kunjungan kerja ke Suku Dinas Pemberdayaan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (Sudin PPAPP) DKI Jakarta untuk perbandingan pengelolaan Kampung KB.

Dalam kunjungan itu menyertakan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan KB (DP3AP2KB) Heryanto Rustam, Camat Padang Utara Editiawarman dan Lurah Gunung Pangilun Andi Amir selaku penggerak Kampung KB yang jadi ikon Sumatera Barat.

“Kampung KB di Kota Padang dapat belajar dari beberapa Kampung KB yang ada di DKI, karena terintegrasi dengan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA). Hal ini memudahkan kegiatan penyuluhan dan pelayanan KB karena bisa dijangkau warga,” kata Wakil Ketua DRPD Kota Padang Wahyu Iramana Putra yang memimpin rombongan, Selasa (5/6/2018).

Menurut Wahyu, DPRD Padang sangat mendukung dengan adanya program Kampung KB itu karena penting untuk pengendalian penduduk. Selain itu sangat efektif untuk program peningkatan SDM dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Apabila tidak ada KB, maka kita tidak bisa mengendalikan pertumbuhan penduduk yang ada di Kota Padang, sehingga program Kampung KB ini sangat penting,” ujarnya.

Ia melihat, Pemprov DKI Jakarta sangat konsen mendirikan kampung KB yang disinergikan dengan RPTRA. Hal ini juga dapat dilakukan di Kota Padang agar lebih menjangkau semua elemen di kampung KB. “Kita berharap kedepan ketahanan keluarga akan lebih baik, sejahtera dan anak-anak lebih sehat serta lansia juga lebih produktif,” katanya.

Kunjungan ke Sudin PPAPP Jakarta Pusat DKI Jakarta disambut Plt. Kepala Sudin Diah Kusdewi di aula kantor setempat.Dia Kusdewi mengatakan, di wilayah Jakarta Pusat terdapat 29 Kampung KB yang terintegrasi dengan RPTRA. Hal ini memudahkan kegiatan penyuluhan dan pelayanan KB karena bisa dijangkau warga. “Kegiatan pelayanan KB di adakan di RPTRA juga untuk meningkatkan kesehatan dengan mendidik melalui program pelatihan-pelatihan ibu dan anak-anak,” ujarnya.

Di wilayahnya terdapat RPTRA yang tersebar di 200 lokasi. Sementara hingga saat ini baru 114 Kampung KB telah dibentuk. Ia menambahkan, melalui Kampung KB bisa dilakukan penyuluhan dan layanan KB, sekaligus membumikan program kependudukan guna menekan jumlah pertumbuhan penduduk. (Salih)

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Minat Penentu Kesuksesan

Oleh: Yoan Valenza (Siswa SMAN.1 Pulau Punjung ) Menurut hasil penelitian psikologi menunjukkan bahwa kurangnya ...