Beranda - ADVERTORIAL - Pemprov Sumbar Kembali Terima Anugerah Dana Rakca
Gubernur Sumbar Raih Anugerah Dana Rakca
Gubernur Sumbar Raih Anugerah Dana Rakca

Pemprov Sumbar Kembali Terima Anugerah Dana Rakca

Print Friendly, PDF & Email

Hingga WTP lima kali berturut-turut sejak 2012. Selama ini Sumbar memang memiliki prestasi  Laporan Keuangan Daerah yang lebih baik dengan meraih WTP beturut-turut. Serta, penghargaan dari Kementerian Keuangan yang menilai dalam menyusun dan menyajikan laporan  keuangan tahun 2016 dengan capaian sangat tertinggi.
Artikel Lainnya

loading…


Acuan lainnya, ketepatan penyusunan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan pelaporan dan juga ketepatan sasaran dalam pelaksanaan APBD.

Selain itu, Pemprov Sumbar juga dinilai terkait dengan pelayan dasar seperti kesehatan, pendidikan dan infrastruktur yang sangat baik. Sehingga, penghargaan tersebut, kata Irwan sangat berarti bagi Pemprov Sumbar akan semakin memicu serta memotivasi Pemprov Sumbar untuk berbuat lebih baik lagi.

“Anugerah ini adalah hasil kerja keras seluruh unsur di jajaran Pemprov Sumbar. Memberi pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Dan, penghargaan ini juga tak lepas dari dukungan semua elemen dan masyarakat itu sendiri,” pungkasnya.

Tahun ini, Anugerah Dana Rakca hanya diberikan kepada tiga provinsi yaitu Provinsi Sumbar, Jatim dan Sumsel. Berkat keberhasilan pemerintah provinsi Sumatera Barat meraih penghargaan tersebut, pemerintah pusat memberikan dana alokasi Dana Insentif Daerah (DID) minimum sebesar Rp71 miliyar.

Kedepan, pemerintah daerah tampaknya harus mulai serius menata keuangan daerah. Pemerintah pusat telah menyiapkan dana intensif daerah (DID) yang jumlahnya mencapai miliaran rupiah.

Pada Tahun 2016 Pemprov Sumbar juga menerima penghargaan yang sama. Bersama 65 daerah lainnya yang memiliki kinerja keuangan yang baik berhak mendapat DID 2016. (Rel)

Berikutnya>>>

Sebelumnya   [ 1 ]   [ 2 ]    Selanjutnya

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Nasrul Abit Lepas Calon Haji Kloter Padang

Spiritsumbar.com, Padang – Mendapat rahmat Allah pergi haji saat ini butuh waktu, memdaftar hari ini ...