Beranda - Headline - Pemko Sawahlunto Latih Masyarakat Bertenun Secara Intensif
Songket Silungkang
Songket Silungkang

Pemko Sawahlunto Latih Masyarakat Bertenun Secara Intensif

Print Friendly, PDF & Email

Spiritsumbar.com | Sawahlunto – Saat mensosialisasikan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD)  Kota Sawahlunto Tahun 2018 di hall PTBA hari ini rabu 4 Oktober 2017, Ali Yusuf Walikota Sawahlunto mengatakan pihaknya  berusaha mensejahterakan masyarakat melalui berbagai bidang pembangunan.
Artikel Lainnya

loading…


Melalui RAPBD 2018 di sektor ekonomi kerakyatan, Pemko akan tetap intensif melatih masyarakat untuk bertenun dan meningkatkan kualitas songket melalui pelatihan pewarnaan alam.

Karena pembekalan skill masyarakat ini telah terbukti secara nyata membantu menyediakan lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan.

Di tahun 2018 Pemko juga berencana mengembangkan perkebunan kelapa untuk mendukung produksi minyak tanak Talawi yang telah mnjadi produk unggulan lokal. Juga telah dianggarkan program pengembangan perkebunan manggis super serta perkebunan jeruk. Untuk pembinaan Kelompok Tani, Pihaknya bekerjasama dengan tokoh pengusaha Sawahlunto yaitu Taufik Syamsir.

Di bidang Pariwisata juga telah dianggarka di tahun 2018 akan dilakukan kelanjutan pengembangan Puncak cemara dengan wahana bermain outbond, Camping Ground Kandi dengan pembangunan Cottage dan arena bermain, Penataan kelok 16 dan pengembangan Masjid Agung sebagai pusat wisata religi.

Sementara bangunan pasar akan ditata dan dilengkapi dengan wahana bermain anak serta foodcourt. Memajukan pariwisata Pemko akan terus mendukung penyelenggaraan berbagai iven seperti Pacu Jawi yang pada penyelenggaraan tahun in mendapat respon positif dari rombongan turis mancanegara.

Di bidang pendidikan pihaknya telah menganggarkan penambahan sarana SMPN 2 untuk mendukung operasional sekolah unggul. Serta penambahan sarana prasarana di beberapa SD dan SMP negeri Se Kota Sawahlunto untuk mendukung kegiatan belajar maupun peningkatan ekstrakurikuler.( rni)

Editor : Saribulih

Baca juga:

loading…


loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Merdeka Itu Amanah

Oleh : Efnita (Guru SMPN.3 Koto Salak) Tujuh belas Agustus tahun empat lima, itulah hari ...