Jumat , 21 September 2018
Beranda - Headline - Pemkab Solsel Data Kondisi Masjid
Mushalla Pasar Baru Muaralabuh, Solok Selatan
Mushalla Pasar Baru Muaralabuh, Solok Selatan

Pemkab Solsel Data Kondisi Masjid

Print Friendly, PDF & Email

Spiritsumbar.com, Padang Aro – Tahun 2018 ini, Pemkab Solok Selatan bakal melakukan pendataan kondisi rumah ibadah seperti masjid se Solok Selatan. Hal ini diupayakan untuk penyesuian besaran bantuan yang diusulkan pihak pengurus Masjid berupa proposal ke Bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kesra).
Artikel Lainnya

loading…


Pendataan tersebut untuk memastikan jumlah masjid di Solsel, berapa yang sudah memiliki WC yang layak, dan kondisi pembangunan masjid di suatu daerah di Solsel.

“Kita akan upayakan pendataan masjid secara berangsur-angsur,  guna mengetahui jumlah masjid dan tingkat kerusakan. Lahkah penyesuaian besaran bantuan proposal yang masuk dari pengurus masjid,” kata Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Pemkab Solok Selatan, Zuardi,  di Padang Aro, Kamis (4/1/2018) .

Biasanya lanjut Zuardi, pihaknya hanya andalkan data dari Kementerian Agama (Kemenag)  Solsel soal jumlah masjid di Solsel. Maka dengan adanya di data di setiap nagari pusat kabupaten hingga ke pelosok daerah, otomatis jumlah masjid terperinci dengan tingkat kebutuhan.

Di rencanakan di tahun 2018 ini katanya, direncakan akan dilakukan pendataan secara bertahap. Sehingga data ril rumah ibadah di Solsel dapat di ketahui secara terperinci.

“Jadi berapa jumlah masjid yang tak punya wc akan tergambar, termasuk persentase bangunan masjid,” sebutnya.
Tidak hanya itu, tingkat keramaian jemaah juga dapat terlihat di lapangan nantinya. Inilah tujuan adanya wacana pendataan jumlah masjid, sehingga pemkab dapat memotivasi bagaimana masyarakat memakmurkan masjid.

“Langkah ini, dalam pencapaian program rerigius kepala daerah yang dituangkan dalam visi misi,” ungkapnya.
Di Jorong Durian Tanjak Nagari Lubuk Gadang Timur, Kecamatan Sangir.

Masyarakat setempat sudah memulai membangun MCK masjid Baitur Rahman. Sehingga rasa aman dan nyaman dimiliki jemaah, agar tidak kerepotan berwuduk ketika masuk waktu sholat lima waktu. “Alhamdulillah, dari infak, sadakah warga. Tahun ini kita sudah bisa banguan MCK Masjid, sehingga kondisi tempat berwuduk tidak darurat lagi,” sebut Wilson kepala jorong setempat.

Sementara,  Kepala Jorong Sungai Sanda, Fitra mengatakan, kondisi bangunan masjid di daerahnya baru dalam tahap 80 persen. Saat ini jemaah berwudu di sungai, yang susahnya saat bulan ramadhan. Harus berdesakan, dan lokasinya pun sempit dan satu titik. “Kita berharap ada bantuan dari Pemkab, atau aspirasi anggota dewan. Sebab MCK masjid, sangatlah penting dalam aktivitas ibadah,” harapnya.  (Arun)

Editor : Saribulih

Baca juga:

loading…


loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Rakor Penerimaan CPNS 2018

Dari 864 Formasi CPNS Sumbar, 613 Jatah Guru

SpiritSumbar.com – Pemerintah telah mengumumkan pembukaan bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2018 untuk ...